- Kontrak berjangka S&P 500 naik setengah persen sementara membenarkan peningkatan dalam katalis risiko utama.
- Perundingan Brexit berlanjut, anggota staf Gedung Putih akan menjadi yang pertama divaksinasi.
- Masalah virus dan perkembangan dalam perundingan stimulus AS menambah beban bagi pengamat pasar.
Kontrak berjangka S&P 500 turun dari level tertinggi intraday di 3.677 menjadi 3.671 selama sesi Asia hari Senin. Meski begitu, barometer risiko ini menentang penurunan tiga hari sebelumnya sementara menunjukkan kenaikan intraday 0,50%. Yang mendukung suasana adalah berita utama dari Inggris dan Amerika Serikat yang menunjukkan sedikit prospek positif meski
meningkatknya kembali jumlah kasus virus corona yang (COVID-19) menantang optimisme pasar.
PM Inggris Boris Johnson dan Presiden Komisi Eropa (EC) Ursula von der Leyen setuju untuk "bekerja ekstra" dengan melanjutkan perundingan hingga minggu ini. Namun, kekhawatiran Brexit tanpa kesepakatan masih memungkinkan karena PM Inggris Johnson menegaskan, "Saya khawatir kami masih banyak perbedaan dalam beberapa masalah."
Di tempat lain, New York Times (NYT) mengeluarkan berita yang menunjukkan bahwa anggota staf Gedung Putih akan menjadi orang pertama yang divaksinasi. Pada Jumat malam, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui vaksin virus corona yang dikembangkan bersama oleh Pfizer dan BioNTech untuk penggunaan darurat.
Anggota Kongres AS juga membuat kemajuan selama perundingan stimulus yang sangat ditunggu-tunggu. Laporan baru-baru ini menyebutkan pembagian lebih dari $900 miliar paket bantuan dengan $748 miliar dan kemungkinan $160 miliar untuk setiap RUU.
Di sisi negatif, kekhawatiran atas virus menyebabkan kembali diberlakukannya lockdown lokal di Inggris dan AS sementara Jerman memperluas pembatasan aktivitas nasional di tengah lonjakan baru dalam jumlah infeksi dan korban meninggal yang disebabkan oleh COVID-19.
Tidak hanya saham berjangka AS tetapi saham di Jepang dan Australia juga naik sedangkan NZX 50 Selandia Baru dan KOSPI Korea Selatan berusaha keras menentukan arah yang jelas pada saat berita ini ditulis.
Selanjutnya, pasar akan memperhatikan perkembangan di seputar Brexit dan stimulus AS karena keduanya mendekati tenggat waktu. Namun, pertemuan Fed minggu ini dan pembaruan vaksin juga akan menjadi kuncinya.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發