- USD berada di bawah beberapa pembaruan tekanan jual pada hari Selasa di tengah suasana optimis di pasar.
- Kemajuan stimulus tambahan AS menambah optimisme dan meningkatkan keyakinan investor.
- Kondisi likuiditas yang relatif tipis membenarkan kehati-hatian sebelum menempatkan taruhan bearish baru pada USD.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak greenback vs sekeranjang mata uang utama, menyaksikan beberapa aksi jual baru pada hari Selasa dan tergelincir kembali di bawah 90,00.
Indeks gagal memanfaatkan upaya pemantulan hari sebelumnya dan kini telah turun kembali mendekati terendah 32-bulan yang disentuh pada 17 Desember di tengah suasana optimis di pasar. Anggota parlemen AS mendorong paket bantuan COVID-19 yang ditingkatkan dan meningkatkan selera investor terhadap aset-aset yang dianggap berisiko.
Dewan Perwakilan Rakyat AS memberikan suara pada hari Senin untuk meningkatkan besaran pembayaran langsung kepada warga Amerika yang memenuhi syarat dari $600 menjadi $2.000 dan mengirimkannya ke Senat untuk dilakukan pemungutan suara. Itu terjadi di tengah optimisme terbaru atas kesepakatan Brexit dan memberikan dorongan kuat kepada sentimen risiko global yang sudah lebih kuat.
Lingkungan risk-on terbukti dari nada bullish dasar di seluruh bursa ekuitas. Itu, pada gilirannya, dipandang sebagai salah satu faktor utama yang terus merusak status safe-haven greenback. Bahkan kenaikan sederhana dalam yield obligasi Treasury AS tidak banyak memberikan kelonggaran kepada pembeli USD.
Dengan tidak adanya rilis data ekonomi penggerak pasar yang besar, berita stimulus AS dan sentimen risiko pasar yang lebih luas akan terus mempengaruhi dinamika harga USD. Sementara itu, volume perdagangan tetap tipis di tengah liburan akhir tahun, yang membenarkan beberapa kehati-hatian sebelum menempatkan taruhan bearish baru pada USD.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發