- Kontrak berjangka S&P 500 naik untuk hari kedua berturut-turut karena pasar menunggu hasil pemilihan Georgia.
- Hasil Jajak pendapat awal tampak ketat.
- Berita AS-Tiongkok dan vaksin menawarkan hiburan moderat di tengah agenda kalender yang sepi di sesi Asia.
Kontrak berjangka S&P 500 naik menjadi 3.733, menguat dalam intraday sebesar 0,40%, selama awal Rabu. Barometer risiko ini diuntungkan dari harapan vaksin virus corona (COVID-19) dan data IMP AS yang optimis pada hari sebelumnya. Namun, pembeli lumayan merasa optimis pada saat berita ini ditulis menjelang hasil utama pemilu AS dan mendukung risiko akhir-akhir ini.
Sementara New York Times awalnya menyarankan "flip a coin" untuk meramalkan hasil dari kedua pemilihan Senat Georgia, pembaruan terkini menunjukkan pembalikan besar yang mendukung Partai Demokrat menjadi 59-44 hitungan. Selain itu, pasar diam-diam mengantisipasi kemenangan Demokrat dan stimulus yang ditunggu-tunggu untuk tetap positif.
Pembaruan UK Times juga mendukung sisi positifnya, yang melaporkan bahwa jutaan vaksin covid akan segera mencapai Inggris. Sehari sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyampaikan tingkat keberhasilan 95% vaksin covid awal.
Sebaliknya, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk berhenti melakukan bisnis dengan delapan aplikasi Tiongkok. Sebelumnya, New York Post mengutip Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus saat menyampaikan bahwa Tiongkok memblokir penyelidikan atas asal-usul virus corona (COVID-19). Lebih lanjut, puluhan aktivis Hong Kong dikatakan ditahan pada Rabu pagi di Asia atas berbagai tuduhan. Selain itu, Bloomberg menyebutkan, "Bursa Efek New York sedang mempertimbangkan kembali keputusannya dan menunda untuk melakukan penghapusan tiga perusahaan telekomunikasi besar Tiongkok setelah Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan kepada Dewan Besar bahwa ia menentang pengumuman mengejutkan itu untuk memberikan penangguhan hukuman kepada perusahaan, kata tiga orang sumber yang mengetahui masalah tersebut."
Dengan latar belakang ini, saham di Asia-Pasifik tetap dalam penawaran beli tipis sedangkan imbal hasil Treasury AS 10-tahun naik 1,2 basis poin menjadi 0,97% pada saat berita ini ditulis.
Ke depan, pasar global akan memperhatikan hasil pemilu Georgia dan mendukung kemenangan Partai Demokrat. Perlu dicatat bahwa IMP Jasa Caixin Tiongkok untuk bulan Desember, diharapkan 51,00 versus 57,5 sebelumnya, ditambah dengan berita utama yang berkaitan dengan perselisihan Tiongkok -Amerika dan covid juga akan mengatur pergerakan.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發