
EUR/USD diperdagangkan dibawah 1.18, di sekitar 1.777, turun dengan naiknya dollar AS yang safe-haven akibat likuidasi yang dialami oleh sebuah hedge fund yang kemungkinan akan memberikan dampak yang menggetarkan pasar lebih lanjut. Naiknya kasus virus corona di Perancis dan Jerman juga membebani euro.
Kanselir Jerman Angela Merkel kehilangan kesabaran dalam usaha mengendalikan penyebaran Covid – 19 menghadapi tindakan dari negara bagian di Jerman, dan kemungkinan akan mensentralisir kekuasaan dan mempertimbangkan akan memberlakukan jam malam seperti tetangganya Perancis.
Sementara itu, Paris sedang berusaha memberlakukan restriksi yang baru karena infeksi meningkat dengan kecepatan yang mengkuatirkan dan rumah sakit terancam kebanjiran pasien Covid.
Di Amerika Serikat, kampanye imunisasi terus berlangsung dengan cepat dan sebagian berspekulasi bahwa AS akan segera kebanjiran suntikan vaksin.
Dollar AS mengalami kenaikan bukan karena pulihnya ekonomi AS, melainkan karena arus safe-haven. Likuidasi posisi dari Archegos Capital, sebuah perusahaan “leveraged hedge fund”, akan menyebabkan kerugian yang signifikan dari beberapa bank. Aksi jual saham – saham yang dipegang oleh perusahaan ini kemungkinan akan diikuti dengan kegelisahan berikutnya karena efek dari leveraged.
Sementara EUR/USD mendapatkan dukungan dari terbukanya kembali Kanal Suez. Otoritas Mesir telah berhasil mengapungkan kembali kapal raksasa Ever Given.
Secara keseluruhan, sementara sentiment pasar membaik sehingga kemungkinan akan bisa membatasi kenaikan dollar AS, euro masih sedang berada dibawah tekanan yang meningkat.
“Support” terdekat menunggu di 1.1760 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1745 dan kemudian 1.1695. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1805 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1836 dan kemudian 1.1875.
Diunggah ulang dari Vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發