
Setelah memasuki minggu yang baru dengan kondisi yang suram, harga minyak mentah benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) berhasil menarik perhatian dan mengakhiri hari pertama pada minggu yang baru di teritori yang positip.
Meskipun demikian, harga minyak mentah WTI gagal mempertahankan momentum bullish nya dan turun ke kerendahan harian di $59.93 pada awal perdagangan sesi AS, sebelum akhirnya berhasil naik kembali ke $60.40.
Dengan telah berhasil dibukanya kembali Kanal Suez untuk lalulintas perdagangan pada hari Senin malam, harga minyak mentah WTI mengalami kesulitan untuk naik lebih tinggi.
Di sisi lain, Reuters melaporkan bahwa Arab Saudi bersiap untuk menerima dilanjutkannya produksi OPEC + yang ada sekarang (yang masih dalam pemangkasan) sampai bulan Juni dengan para produsen prihatin atas outlook dari permintaan minyak mentah. Mereka melihat permintaan tidak cukup kuat dan ingin mencegah kejatuhan harga minyak mentah.
Meskipun demikian, berita ini tidak memberikan dampak yang positip terhadap harga minyak mentah WTI dengan para investor tetap enggan untuk membuat taruhan yang besar menjelang pertemuan OPEC+ pada hari Kamis.
Sementara itu, data dari JTC menunjukkan bahwa produksi kumulatif OPEC+ naik sekitar 3 juta barel per hari di bulan Februari.
“Support” terdekat menunggu di $60.09 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $58.59 dan kemudian $57.75. “Resistance” yang terdekat menunggu di $61.95 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $62.43 dan kemudian $63.26.
Diunggah ulang dari Vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發