Pasangan mata uang USD/CAD berfluktuasi antara kisaran 1.2560 lagi dalam perdagangan hari sabtu. Dolar Kanada masih disokong oleh kenaikan harga minyak mentah dunia, tetapi USD terdorong oleh rilis data NFP yang impresif. Di sisi lain, Kanada juga menghadapi ancaman gelombang ketiga COVID-19.

Data Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk sektor manufaktur Kanada bulan Maret meningkat dari 54.8 menjadi 58.5. Ini merupakan angka tertinggi dalam sejarah survei PMI yang telah diselenggaran selama 10 tahun terakhir.
Data lain dari Badan Statistik Kanada menunjukkan pemberian ijin pendirian bangunan (building permits) meningkat 2.1 persen pada bulan Februari, meskipun konsensus sebelumnya memperkirakan penurunan hingga -1.4 persen.
Data harga minyak mentah -komoditi utama Kanada- juga melambung. Minyak mentah tipe WTI naik 2.4 persen ke USD60.56 per barel sehubungan dengan pengumuman rencana anggaran infrastruktur AS yang diharapkan dapat meningkatkan permintaan BBM.
Hasil survei oleh Reuters menunjukkan bahwa mayoritas analis meningkatkan proyeksi nilai tukar dolar Kanada untuk setahun ke depan. Alasannya karena Kanada akan diuntungkan oleh pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan potensi pemangkasan Quantitative Easing oleh BoC dalam waktu dekat. Meski demikian, saat ini Kanada sedang menghadapi ancaman gelombang ketiga COVID-19.
Infeks virus Corona di kalangan manula Kanada berusia 80 tahun ke atas telah berkurang, tetapi jumlah kasus terbesar justru bergeser ke kalangan pemuda berusia 20-39 tahun. Ontario, provinsi berpopulasi terbesar di Kanada, telah mengumumkan pemberlakuan lockdown anyar selama 28 hari ke depan.
Situasi ini menahan reli dolar Kanada. Apalagi pertumbuhan ekonomi negeri jirannya, Amerika Serikat, sudah mulai terakselerasi berkat percepatan program vaksinasi COVID-19. Data Nonfarm Payroll meningkat pesat dari 468k menjadi 916k pada bulan Maret 2021, jauh lebih tinggi dibanding estimasi awal yang hanya sebesar 647k. Tingkat pengangguran pun turun dari 6.2 persen menjadi 6.0 persen, sesuai ekspektasi.
Sebagai perbandingan, data pengangguran Kanada terakhir masih bertengger pada tingkat 9.4 persen. Penurunan jumlah pengangguran dan penciptaan lapangan kerja lebih lanjut juga akan terhambat oleh gelombang lockdown baru dan kekhawatiran masyarakat terhadap gelombang ketiga COVID-19.
Diunggah ulang dari forex ,semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發