
Indonesia memiliki peluang besar menjadi ekonomi digital terbesar pada tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. Pada tahun itu perkiraan nilai valuasi ekonomi digital nasional mencapai US$ 130 miliar.
Johnny mengatakan, ekonomi digital Indonesia memiliki ketahanan yang baik meski di tengah pandemi COVID-19. Dia mencatat valuasi ekonomi digital tanah air naik menjadi US$ 44 miliar di tahun 2020, dari sebelumnya US$ 40 miliar.
“Di tahun 2025 ekonomi digital kita setidaknya memiliki valuasi di atas 130 miliar dolar, valuasi ini menjadikan Indonesia sebagai pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” kata Johnny dalam acara pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) secara virtual, Senin (5/4/2021).
Untuk mendukung potensi tersebut, Johnny mengungkapkan pemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara menyeluruh dan merata. Bahkan, potensi ini harus dimanfaatkan sebagai momentum transformasi digital.
Percepatan penyediaan infrastruktur TIK akan dilakukan oleh BLU yang di bawah Kominfo serta memberikan insentif kepada para perusahaan seluler untuk menyediakan sinyal 4G di banyak wilayah.
“Alokasi penganggaran infrastruktur untuk mendukung di wilayah 3T yang akan dilakukan oleh BLU Bhakti Kominfo, serta pemberian insentif regulasi bagi operator untuk menggelar di wilayah 3T,” katanya.
Diunggah ulang dari Pikiran Trader, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發