
GBP/USD diperdagangkan disekitar 1.3850, turun dari ketinggiannya di sekitar 1.39. PM Inggris Johnson mengumumkan tahap berikutnya dari pembukaan kembali ekonomi yang akan berjalan selama minggu depan. Poundsterling juga mengabaikan beberapa permintaan dari dollar AS.
Pergerakan kembali ke normal datang setelah berhasilnya kampanye vaksinasi Inggris. Kasus baru Covid – 19 terus turun, berkebalikan dengan apa yang sedang terjadi di negara tetangga. Perancis, Jerman dan Itali masih sedang berada dibawah lockdown dan sedang berjuang menghadapi gelombang pandemic yang baru. Pemerintah Inggris menjadi ragu-ragu untuk membuka perjalanan internasional dengan masih tingginya penularan di negara tetangga.
Hal ini berarti orang Inggris akan membelanjakan uangnya di rumah saja tanpa harus ke luar negeri, yang akan mendorong naik ekonomi Inggris dan poundsterling. Secara keseluruhan, ada alasan untuk bergembira atas Sterling.
Di sisi lain, ekonomi AS bertumbuh dengan cepat, sebagaimana diperlihatkan oleh Indeks Jasa PMI yang dikeluarkan oleh ISM yang menyentuh 63.7, rekor tertinggi. Laporan ini keluar setelah sebelumnya keluar laporan NFP yang sangat mengesankan yang mendekati 1 juta pekerjaan pada hari Jumat yang lalu. Namun, sentimen “risk-on” di pasar mendorong investor untuk keluar dari dollar AS yang safe-haven ke dalam assets yang lain yang lebih beresiko.
Gambaran ekonomi AS adalah cerah namun bervariasi mengenai dollar AS, sementara Sterling mulai bersinar. Secara keseluruhan pasangan matauang GBP/USD dikuasai bullish.
“Support” terdekat menunggu di 1.3810 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3765 dan kemudian 1.3740. “Resistance” terdekat menunggu di 1.3900 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3950 dan kemudian 1.3985.
Diunggah ulang dari Vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發