The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan

avatar
· 閱讀量 271

Dalam rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC /Federal Open Market Committee) Rabu (16/9/2020) The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di nol persen hingga 0,25 persen hingga kondisi ekonomi stabil kembali. “Komite mempertahankan kisaran target ini sampai kondisi pasar tenaga kerja mencapai tingkat yang konsisten dan inflasi mengalami peningkatan hingga 2 persen atau lebih dalam beberapa waktu,” kata Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Powell juga mengatakan, target inflasi ditargetkan berada pada level diatas 2 persen untuk menjaga rata-rata inflasi secara jangka panjang. Federal Reserve juga akan meningkatkan kepemilikan asset nerupa sekuritas Treasury dan sekuritas berbasis hipotek lembaga.

The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan

The Fed mengindikasikan akan tetap mempertahankan suku bunga acuan sampai angka inflasi dan data lapangan pekerjaan benar-benar kuat dan stabil. Hal ini diungkapkan The Fed Rabu kemarin dalam ringkasan hasil pertemuan FOMC terakhir pada 16-17 Maret lalu. Ringkasan pertemuan menunjukkan untuk sementara para pejabat The Fed melihat ekonomi Amerika Serikat meningkat secara substansial.

Peningkatan kepemilikan asset dilakukan untuk mempertahankan fungsi pasar yang lancar dan membantu mendorong kondisi keuangan yang akomodatif. Dengan kebijakan ini, diharapkan dapat mendukung aliran kredit ke rumah tangga dan bisnis. “Komite akan mempertahankan sikap akomodatif dari kebijakan moneter sampai hasil tersebut tercapai,” jelas dia. Fed juga akan terus memantau implikasi informasi yang masuk terhadap prospek ekonomi dan akan menyesuaikan sikap kebijakan moneter yang sesuai pabila ada potensi risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan. “Penilaian Komite akan mempertimbangkan berbagai informasi, termasuk aspek kesehatan masyarakat, kondisi pasar tenaga kerja, tekanan inflasi dan ekspektasi inflasi, serta perkembangan keuangan dan internasional,” tegas dia.

Di sisi lain, jalur ekonomi akan sangat bergantung pada penyebaran virus Covid-19. Krisis kesehatan masyarakat yang sedang berlangsung akan terus membebani kegiatan ekonomi, lapangan kerja, dan inflasi dalam waktu dekat, dan menimbulkan risiko yang cukup besar terhadap prospek ekonomi dalam jangka menengah. “Fed tetap berkomitmen untuk menggunakan berbagai alatnya dalam mendukung ekonomi di AS yakni dengan mempromosikan lapangan kerja maksimum dan tujuan stabilitas harga,” tegas dia.

Diunggah ulang dari kompas ,semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest