
Sepanjang sesi Asia, USDJPY hari ini bergerak lebih tinggi dengan mencatatkan penambahan nilai tukar sekitar 0,10%. Dominasi Dolar AS di pasar keuangan global terus terjadi sampai saat ini. Kenaikan pada imbal hasil obligasi Treasury AS dalam berbagai tenor sepertinya telah membantu Dolar AS beberapa waktu terakhir.
Imbal Hasil Naik Meski Jauh Dari Puncak
Berdasarkan pemantauan terbaru, imbal hasil obligasi Treasury AS dalam 10 tahun bergerak naik menuju ke 1,67%. Kenaikan ini cukup baik sekali dan membantu USDJPY hari ini melonjak. Walaupun masih cukup jauh dari puncak paling tinggi akhir Maret lalu pada 1,77%. Jika ingin kenaikan imbal hasil semakin meyakinkan, maka harus bisa melewati 1,71%.
Sementara itu dalam tenor yang lebih panjang yaitu 30 tahun, imbal hasil obligasi juga naik ke 2,35%. Ini lebih tinggi dibandingkan kemarin pada 2,30% yang juga menjadi titik paling rendah 25 Maret lalu. Namun secara luas tenor 30 tahun masih jauh dari puncak paling tinggi pada 2,51% yang dibuat 30 Maret lalu.
Kenaikan imbal hasil obligasi Treasury yang memicu USDJPY hari ini dalam momentum bullish juga disebabkan oleh pidato Fed Powell hawkish. Kemudian setelah pidato itu, indeks DXY mungkin akan memperhatikan laporan data inflasi konsumen AS besok Selasa. Data diharapkan akan naik dan memberikan konfirmasi momentum pemulihan ekonomi AS yang cepat.
Kenaikan USDJPY juga tidak lepas dari laporan negatif yang datang dari kawasan Jepang. Lambatnya rilis vaksin di negara itu telah menyebabkan pandemi kembali meluas. Berdasarkan laporan terbaru, Tokyo, Okinawa dan Kyoto dikhawatirkan akan menjalan lockdown kembali. Sementara selanjutnya pasar akan lebih fokus ke dinamika sentimen risiko di tengah minimnya data ekonomi yang dirilis hari Senin awal pekan ini.
Diunggah ulang dari DailyFX, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發