Seputarforex - Harga minyak mentah naik tipis pada perdagangan hari Selasa (27/April). Kondisi ini tercermin pada pergerakan harga minyak Brent yang berada di kisaran $66.05 per barel, sementara harga minyak WTI (West Texas Intermediate) diperdagangkan pada kisaran $62.11 per barel.

Pada perdagangan hari sebelumnya, Brent sempat merosot hingga area $64 sementara WTI terjerumus ke kisaran $60. Meskipun demikian, buyer kembali menopang kenaikan minyak sehingga harga ditutup tidak jauh dari level pembukaan hari itu. Untuk hari ini, baik Brent maupun WTI tampak bergerak tidak jauh dari Open harian dan mencerminkan sikap wait and see pasar menjelang pertemuan OPEC+ pekan ini.
Pertemuan negara-negara eksportir minyak disinyalir akan membahas rencana peningkatan produksi sebesar 800 ribu barel per hari (bph) pada awal bulan Mei mendatang.
Outlook Permintaan Minyak Makin Terancam
Harga minyak yang sempat merosot cukup signifikan pada perdagangan kemarin mencerminkan kepanikan investor terkait semakin meluasnya penyebaran kasus virus COVID-19 di India. Laporan terbaru menyebutkan bahwa akumulasi kasus baru di India telah mencapai 1.5 juta dalam kurun waktu 5 hari saja. Bahkan, penambahan kasus Corona pada hari Senin kemarin mencapai 352 ribu, rekor harian terburuk secara global.
Jepang yang juga merupakan salah satu konsumen utama minyak juga mengalami kenaikan kasus Corona dalam beberapa hari terakhir. Apabila kondisi ini terus berlanjut, maka kebijakan lockdown berpotensi kembali diterapkan oleh otoritas setempat. Harga minyak berpotensi kembali merosot jika OPEC tetap melanjutkan rencana peningkatan output harian, mengingat prospek permintaan terancam oleh lonjakan kasus Corona di berbagai negara konsumen.
Diunggah ulang dari Seputarforex, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發