Manakah yang paling susah dari dua pilihan berikut: menentukan posisi Entry atau mengatur strategi Take Profit forex? Umumnya, menunda Take Profit ini terjadi karena dibuai nafsu untuk menghasilkan lebih banyak uang. Padahal, saat itu Anda sedang dipermainkan oleh pasar, dan tentunya ini akan membuat sistem trading yang dijalankan menjadi tidak sehat. Nah, Yuk sama-sama kita mempelajari strategi Take Profit forex yang bisa Anda gunakan.

Melalui Level Support & Resistance
Strategi Take Profit forex bisa dimulai dengan menentukan terlebih dahulu dimana level kunci Support dan Resistance yang terdapat pada pair. Dengan mengetahui level penting tersebut, maka Anda akan bisa lebih mudah menentukan dimana titik yang tepat untuk Take Profit. Sebagai tambahan, pemahaman mengenai penawaran dan permintaan (Supply And Demand) bisa menjadi nilai plus untuk mengidentifikasi kemana kiranya pasar akan bergerak. Pada saat permintaan lebih besar dari penawaran (lebih banyak pelaku pasar yang melakukan Buy), maka harga akan cenderung melonjak. Sebaliknya, jika penawaran lebih besar daripada permintaan (lebih banyak pelaku pasar yang melakukan Sell) maka harga akan cenderung jatuh. Banyak trader menempatkan area Supply sebagai Resistance, sementara zona Demand difungsikan sebagai Support.
Keyakinan terhadap garis Support dan Resistance yang menurut Anda merupakan titik akurat juga perlu ditanamkan. Keyakinan ini akan menjadi penyemangat bahwa setiap posisi Entry dan Take Profit yang dilakukan telah terukur dengan perencanaan matang. Bagaimana cara menentukan Support dan Resistance secara terukur? Anda bisa melakukannya saat Chart bergerak pada kisaran pips tertentu.
Memanfaatkan Strategi Price Action
Apakah Anda seorang Price Action trader? Jika iya, maka pergerakan pasar biasanya dijadikan acuan untuk strategi Take Profit forex, apakah pola yang menguntungkan telah muncul, atau sebaiknya wait and see terlebih dahulu sampai situasi pasar kondusif? Pada penerapannya, Price Action juga bisa dipakai untuk menentukan kapan profit harus dibukukan. Contohnya, ketika Anda melihat kemunculan Bullish Pin Bar di level Support. Kemunculkan Pin Bar ini bisa dijadikan sebagai sinyal Take Profit karena merupakan pola yang memungkinkan terjadinya reversal. Jangan sampai ratusan pips yang sudah dikumpulkan susah payah melayang sia-sia, hanya karena Anda mengabaikan pola ini.
Memanfaatkan Swing High & Swing Low
Sudah jelas bahwa untuk menentukan kekuatan dari sebuah Trend bisa dilihat dari pergerakan ayunan harga tertinggi dan terendah yang terjadi di pasar (Swing High dan Swing Low). Nyatanya, masih banyak trader yang mengabaikan ini. Padahal, konfirmasi ini sangatlah penting untuk menentukan strategi Take Profit forex. Contohnya ketika harga bergerak menciptakan Lower High dan Lower Low, ini bisa menjadi pertanda bahwa Downtrend sedang terjadi. Sebaliknya, jika harga bergerak menciptakan Higher Low dan Higher High, maka ini bisa menjadi pertanda Uptrend.
Apabila di tengah jalan, harga tiba-tiba membentuk pola High atau Low yang berbeda dari sebelumnya, trader disarankan untuk berhati-hati karena ini bisa menjadi pertanda bahwa Trend akan segera berbalik, atau pasar akan berada pada kondisi konsolidasi. High dan Low pada harga merupakan sebuah fondasi Price Action yang amat penting. Keduanya memberikan acuan tentang level-level kunci (Support dan Resistance) saat trading, serta memberi petunjuk dimana letak strategis bagi trader untuk memasang Stop Loss.
Diunggah ulang dari Astronacci, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發