
Wall Street melesat pada perdagangan Kamis (13/5). Bursa saham menguat setelah tekanan tiga hari beruntun.
Dow Jones Industrial Average menguat 1,29% ke 34.021,45. Indeks S&P 500 menguat 1,22% ke 4.112,50. Sedangkan Nasdaq Composite menguat 0,72% ke 13.124,99.
Ketiga indeks saham utama AS mencatatkan kenaikan yang solid dengan S&P 500 menikmati persentase kenaikan terbesar dalam lebih dari sebulan. Nasdaq masih digelayuti penurunan harga saham Tesla Inc, mengambil bagian belakang.
Sementara itu, saham siklis, yang paling diuntungkan dari kebangkitan ekonomi, menikmati kenaikan terbesar. Data ekonomi baru-baru ini telah memicu kekhawatiran inflasi karena kelangkaan bahan dan pekerja mengancam harga yang melonjak dalam menghadapi lonjakan permintaan.
Hal ini dibuktikan dengan kinerja saham kapitalisasi kecil, blue chips, dan transportasi yang lebih baik. Saham yang sensitif secara ekonomi menguat saat Amerika Serikat keluar dari resesi pandemi.
"Sektor dan saham yang terkena dampak paling signifikan oleh aksi jual kemarin rebound kuat hari ini mengingat bahwa pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan tetap kuat sepanjang tahun dan setiap inflasi cenderung bersifat sementara," kata David Carter, kepala investasi di Lenox Wealth Advisors di New York.
Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim baru tunjangan pengangguran terus turun. Klaim pengangguran mencapai level terendah 14 bulan.
Data Departemen Tenaga Kerja juga menunjukkan harga produsen melonjak bulan lalu, membangun potensi lonjakan inflasi dari laporan harga konsumen hari Rabu. "Inflasi akan terus menakuti pasar selama beberapa bulan mendatang," kata Carter.
Tetapi kenaikan harga telah diantisipasi secara luas. Federal Reserve AS telah berulang kali memberikan jaminan bahwa mereka tidak memperkirakan lonjakan tersebut berubah menjadi inflasi jangka panjang yang berkelanjutan.
Dari 11 sektor utama di S&P 500, 10 berakhir hijau, dengan industri menikmati persentase keuntungan terbesar. Sektor energi, terbebani oleh penurunan harga minyak mentah, adalah satu-satunya sektor yang turun 1,4%.
Saham Walt Disney Co turun hampir 5% dalam perdagangan setelah jam kerja setelah membukukan hasil kuartalan. Tesla melanjutkan penurunan harga saham sebesar 3,1% dan menjadi pemberat Nasdaq.
Diunggah ulang dari kontan, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發