Analisa Teknikal USDCAD 25 Februari 2022 (Tekanan Trader)

avatar
· 閱讀量 1,985

Analisa Forex- Secara teknikal, saya melihat pair USDCAD ini sudah memasuki posisi harga yang masih layak untuk diperhitungkan titik entry nya.

Mari simak gambar chart USDCAD 1 Jam Time Frame berikut sebelum kita menganalisa :

Analisa Teknikal USDCAD 25 Februari 2022 (Tekanan Trader)

Mari kita analisa menggunakan analisa Price Action (Tekanan Trader), Dalam trend market tampak USDCAD masih dalam kondisi Bearish / Downtrend, namun kita juga harus mengantisipasi pembalikan trend bila harga menembus Resistance area di atas dan juga konsolidasi harga.

Dalam histori candle, kita dapat mencari peluang entry Sell karena long term masih dalam arus Downtrend effect, namun agar lebih objektif, saya akan menyajikan analisa untuk entry buy atau sell.

Bila kita lihat pada gambar chart di atas, tekanan Seller (panjang candle merah) perlahan menurunkan harga tanpa dapat di lawan oleh tekanan Buyer (panjang candle hijau) dan membentuk Lower high.

Ini mengindikasikan masih para Seller lah yang mendominasi pembentukan level-level harga tertentu. Namun, peluang buy masih dapat kita temukan dalam pair USDCAD ini.

Baca Juga:   Analisa Teknikal AUDUSD 6 Agustus 2019 (Tekanan Trader)

Pada gambar, saya menentukan Area Resistance melalui dua garis diatas price (1.2844 – 1.2829), untuk area Support, kita dapat melihat melalui dua garis dibawah price  (1.2785 – 1.2771).

 

Berikut pilihan setup entry saya, dapat gunakan menyesuaikan gaya trading anda.

Setup untuk entry dengan breakout opportunity,

bila harga close candle 1 Jam menembus Batas Atas Resistance Area (1.2844), maka bersiap mencari posisi Entry buy terbaik

Bila harga close candle 1 jam menembus Batas Bawah Support Area (1.2771), maka bersiap mencari posisi Entry sell terbaik.

Cut Loss bila harga Close Candle 1 Jam berada di bawah Batas bawah Resistance Area (<1.2829) untuk entry buy, dan di atas Batas Atas Support Area (>1.2785) untuk entry sell. Dan lakukan risk ratio minimal 1:1.

Dan Setup Pullback untuk SELL posisi:

Area Pullback menggunakan area Resistance, bila harga Close Candle 1 Jam berada dalam area pullback, dapat mengambil posisi Sell dan lakukan Cut Loss bila harga Close Candle 1 Jam berada di atas batas atas Pullback (>1.2844). Gunakan risk ratio minimal 1:1 sesuai cara anda bertrading.

Baca Juga:   Analisa Teknikal NZDUSD 9 Februari 2018 (Tekanan Trader)

Dan Setup Pullback untuk BUY posisi:

Area Pullback menggunakan area Support, bila harga Close Candle 1 Jam berada dalam area pullback, dapat mengambil posisi BUY dan lakukan Cut Loss bila harga Close Candle 1 Jam berada di bawah batas bawah Pullback (>1.2771). Gunakan risk ratio minimal 1:1 sesuai cara anda bertrading.

 

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, dan tetap waspada terhadap Fake Breakout Candle.

Semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.

Happy Trading all.

 

Note : Dapat terjadi perbedaan harga dalam broker yang saya gunakan, dengan broker yang pembaca gunakan. Mohon diteliti terlebih dahulu. thanks

 

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest