avatar
· 閱讀量 175
Dominasi Dolar AS Masih Kuat, Apa Efeknya ke Pasar Derivatif Valas? Dolar AS terus menguat di tengah kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian perang Timur Tengah dan potensi berakhirnya era suku bunga rendah serta ancaman kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral akibat tekanan geopolitik & ekonomi global. Pada pembukaan perdagangan, Senin (04/05/2026), Rupiah melemah ke level Rp 17.320 per Dolar AS. Dimana kondisi ini tidak lepas dari kondisi pasar di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik global yang menyebabkan investor mencari aset lindung nilai seperti Dolar AS dan menekan nilai Rupiah. Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia, Budi Susanto mengungkapkan konsensus pasar yang memperkirakan kondisi tekanan terhadap Rupiah ini terus menurun seiring dengan tren pelemahan indeks Dolar AS hingga akhir tahun 2026 sehingga diharapkan penguatan Rupiah dapat terjadi. Saat ini kondisi volatilitas yang masih tinggi membuat kebutuhan hedging atau lindung nilai masih sangat tinggi guna melindungi aset maupun transaksi.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 4
avatar
oooh
avatar
Waduuh
avatar
😱😱
avatar
Parah ni

-THE END-

  • tradingContest