ECB Harus Perpanjang Pembelian QE Untuk Melawan Euro Yang Kuat – IIF

avatar
· 閱讀量 484

EUR/USD telah naik hampir 2% kuartal ini meskipun virus corona muncul kembali di seluruh Zona Euro. Ketahanan mata uang bersama ini memberikan tekanan ke bawah pada inflasi dan menjadi perhatian Bank Sentral Eropa (ECB).

Menurut Robin Brooks, Kepala Ekonom di Institute of International Finance (IIF), bank sentral harus memperpanjang durasi program pelonggaran kuantitatif atau pembelian aset untuk mengalahkan Federal Reserve AS (Fed) dan mendorong EUR lebih rendah. 

"Masalah dasarnya adalah bahwa Fed mengungguli ECB," cuit Brooks sambil menambahkan bahwa bank sentral tidak boleh memangkas suku bunga deposito dan menahan diri untuk tidak berbicara tentang nilai tukar. 

Suku bunga pada operasi refinancing utama ECB, fasilitas pinjaman marjinal, dan fasilitas simpanan tetap pada 0,00%, 0,25%, dan -0,50%.






Dicetak ulang dari FXStreet,hak cipta semuanya dimiliki oleh penulis asli.

Source:https://www.fxstreet-id.com/ne...

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest