
(Vibiznews – Forex) GBP/USD turun ke bawah 1.4150 dengan menguatnya kembali dollar AS memberikan tekanan terhadap pasangan matauang ini. Kemungkinan ditundanya pembukaan kembali ekonomi Inggris karena varian yang baru dari Covid yang berasal dari India, delta dan munculnya keprihatinan akan Brexit, memberikan beban terhadap Sterling.
Pasangan matauang ini diperkirakan akan mengalami penurunan. Pertama karena ada kemungkinan ditundanya Freedom Day yaitu hari dimana Inggris bisa bebas dari lockdown yang sudah berlangsung berbulan – bulan lamanya. Berita yang beredar adalah pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menunda pembukaan kembali ekonomi Inggris selama dua minggu dan menggunakan waktu selama berlangsungnya penundaan untuk memvaksin sebanyak mungkin orang yang bisa divaksin.
Persengketaan mengenai Irlandia Utara terus berlanjut dengan Inggris menolak menerima bea perbatasan dengan demikian menuntut memperpanjang periode dimana Inggris bisa keluar masuk Irlandia Utara tanpa mendapatkan pemeriksaan. Hal ini jelas membebani Sterling.
Sementara itu Dolar AS berbalik naik setelah keluarnya JOLTs AS yang muncul di 9.29 juta, diatas dari yang diperkirakan secara signifikan. Menekan turun EUR/USD terhadap Euro
“Support” terdekat menunggu di 1.4100 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.4050 dan kemudian 1.4010. “Resistance” terdekat menunggu di 1.4220 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.4250 dan kemudian 1.4300.
Diunggah ulang dari vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發