Dolar AS Tekan Euro, Bitcoin Anjlok 3%

avatar
· 閱讀量 65
Dolar AS Tekan Euro, Bitcoin Anjlok 3%

Dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya di akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Volatilitas pasar mencapai level terendah karena investor menunggu data inflasi yang akan menjadi sinyal terhadap kebijakan Bank Sentral di seluruh dunia.

China, Eropa dan Amerika Serikat akan mengumumkan laju inflasinya pada minggu ini. Kemudian pertemuan Bank Sentral Eropa diikuti oleh pertemuan Federal Reserve AS minggu depan.

Pasar mata uang bergerak naik turun di antara harga tertinggi dan terendah berarti sebuah penurunan volatilitas. Indeks Volatilitas Mata Uang Deutsche Bank mencapai level terendah sejak Februari 2020.

“Semua mata uang utama mengalami reaksi yang tidak jelas saat mereka menunggu. Investor juga menunggu angka inflasi untuk melihat bagaimana ekonomi berjalan. Apakah mereka sangat panas dan, jika demikian, apakah itu berarti akan ada reaksi dari bank sentral secara global?” ujar Direktur Pelaksana Berjangka dan Valas TD Ameritrade, JB Mackenzie, dikutip dari Antara, Rabu (9/6/2021).

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya naik 0,14% pada 90,0731. Sementara euro turun 0,09% terhadap greenback menjadi USD1,2179.

Pound Inggris melemah 0,15% menjadi USD1,4155 dan dolar Australia merosot 0,21% menjadi USD0,7739, dengan keduanya terjebak dalam kisaran yang terlihat selama beberapa bulan terakhir.

Mata uang kripto lebih fluktuatif pada Selasa (8/6/2021), dengan Bitcoin terakhir turun 3,0% pada USD32.544 setelah mencapai terendah sesi di USD31.025, juga level terendah sejak 19 Mei. Ether turun 7,0% pada USD2.464,47.


Diunggah ulang dari okezone, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest