Harga kripto berkapitalisasi pasar terbesar yakni bitcoin sukses menyentuh kisaran level US$ 62.000 pada pagi hari ini, setelah pada akhir pekan lalu berhasil menembus kisaran level US$ 60.000.Tinggal sedikit lagi, bitcoin akan menyentuh level all time high-nya yang pernah tercipta pada April lalu, yakni di kisaran US$ 64.000. Bahkan, kapitalisasi pasar bitcoin terus meningkat. Kini, kapitalisasi pasar bitcoin sudah mencapai Rp 1,17 triliun.
Faktor pendorong masih positifnya bitcoin pada pagi hari ini adalah karena investor menanti kabar dari persetujuan exchange traded fund (ETF) dalam bentuk bitcoin pada pekan ini.
Pada pekan ini, regulator Amerika Serikat (AS) berencana mengizinkan pembentukan aset digital berupa kontrak berjangka untuk ETF atau jenis reksa dana yang dapat diperdagangkan di bursa yang menggunakan underlying bitcoin. Melansir Bloomberg, regulator dalam hal ini Securities Exchange Commission (SEC), OJK-nya AS, bakal memperbolehkan ETF Bitcoin itu untuk diperdagangkan pekan ini.

Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya regulator tampaknya siap untuk memberikan lampu hijau beberapa pengajuan yang akan membuka pintu ke akses yang lebih luas ke cryptocurrency untuk investor ritel dan institusi.
Apabila SEC benar-benar memberikan izin untuk aset digital yang satu ini dapat diperdagangkan, maka AS akan menambah daftar negara yang secara resmi mengakui bitcoin sebagai salah satu alternatif aset investasi.
Minat terhadap aset digital berupa cryptocurrency yang menjamur membuat negara-negara seperti Kanada dan bahkan Eropa mulai meluncurkan ETF berbasis cryptocurrency. Layaknya aset berisiko pada umumnya, reli bitcoin tentunya memiliki risiko yang besar, yakni koreksi besar yang sewaktu-waktu terjadi.
Menjelang pertengahan Mei, tren Bitcoin terus menurun hingga titik terendahnya pada tahun ini, yakni di kisaran level US$ 29.000. Sejak pertengahan April hingga pertengahan Juli lalu, Bitcoin sudah ambles hingga sekitar 54%.
Dari Juli hingga kini, bitcoin terus menunjukkan pemulihannya, meskipun tidak seperti pada awal tahun ini dan hingga saat ini bitcoin masih belum mampu menembus level all time high-nya.
Meskipun ancaman aksi jual (profit taking) masih akan menerpa bitcoin, namun beberapa analis dan trader memperkirakan bahwa aksi profit taking investor tidak akan membuat bitcoin terjatuh ke jurang yang sama.
Walaupun belum mampu menyentuh all time high-nya, namun bitcoin kini sudah semakin dekat menyentuh level tersebut, asalkan dalam beberapa hari hingga pekan mendatang, tidak ada sentimen negatif lebih besar yang dapat mempengaruhi pergerakan bitcoin.
Sumber: CNBC Indonesia
Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發