
WTI traded above $85 as traders weighed on OPEC+ huge output cuts from November and global recession after IMF meetings in New York recently. Supply crunch prospects in December as European Union embargo on Russian oil and China's pro-growth policies would buoyed global demand outlook.
Harga perdagangan WTI setabil di sekitar $85 karena para pedagang sedang mempertimbangkan pengurang produksi yang besar dari OPEC+ di bulan November and penilaian resesi global hasil dari rapat IMF di New York. Kekurangan penyediaan mungkin terjadi pada Desember apaila Uni Eropa mengenakan embargo terhadap minya Russia and kebijakan-kebijakan pro pembangunan oleh China yang akan mendorong potensi kenaikan permintaan.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發