Bursa Kripto Indonesia Akan Terapkan Sistem ARB ARA Mirip Saham, Meluncur Tahun 2023

avatar
· 閱讀量 136

Bursa Kripto Indonesia Akan Terapkan Sistem ARB ARA Mirip Saham, Meluncur Tahun 2023

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) menyebut, bursa kripto Indonesia akan diluncurkan pada tahun 2023 ini dengan sistem yang mirip seperti bursa saham.

 

Sebagaimana dijelaskan oleh Plt Kepala BAPPEBTI Didid Noordiatmoko, bursa kripto Indonesia nantinya akan menerapkan aturan suspend atau penghentian sementara jika ada kripto yang mengalami kenaikan signifikan atau anjlok dengan nilai tidak biasa.

 

Dengan demikian, bursa kripto juga menerapkan aturan Auto Rejection Atas (ARA) dan auto reject bawah (ARB).

 

"Seperti ini belum ada. Apa lagi melakukan tindakan atau menghentikan transaksi contohnya seperti bursa efek. Kalau ada saham naik drastis atau turun drastis itu akan langsung di suspend. Nah, nanti juga kira-kira akan begitu," kata Didid kepada awak media, di Kantor BAPPEBTI, Kamis (5/1/2023) lalu.

 

Aturan ini tertuang dalam Peraturan BAPPEBTI Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Perba Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka.

 

Jika terlaksana pada tahun ini, nantinya pengawasan bursa kripto untuk sementara akan menjadi tanggung jawab Kementerian perdagangan dan kemudian diserahkan pada OJK saat bursa kripto sudah mapan.

 

Didid menjelaskan, setidaknya ada tiga tahapan yang dipersiapkan Bappebti selama pengembangan bursa kripto di Indonesia.

 

"Sekarang stage satu saja belum komplit. Setidaknya ada tiga stage, ada beberapa indikator, stage satu kalau sudah terpenuhi ada stage dua yang berbeda indikatornya lagi," pungkasnya.

 

Dicetak ulang dari citrust, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest