
Jakarta, Gizmologi – Platform jual beli dan investasi aset kripto, PINTU roadshow ke tiga kampus ternama di Indonesia untuk memberikan edukasi tentang kripto, blockchain hingga Non-Fungible Token (NFT). Upaya ini dilakukan untuk semakin memperkenalkan investasi aset kripto di kalangan civitas akademik.
Ketiga kampus tersebut di antaranya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) dan Fakultas Seni dan Desain Universitas Multimedia Nusantara (UMN), dan Google Developer Student Clubs (GDSC) Universitas Ciputra
“Kehadiran kami melakukan roadshow kampus-kampus besar bertujuan untuk menguatkan edukasi kepada rekan-rekan mahasiswa/i yang mungkin sudah memiliki ketertarikan kepada kripto bahkan sudah mencoba berinvestasi agar bisa lebih paham lagi mengenai cryptocurrency,” ujar Head of Community Pintu, Jonathan Hartono dalam keterangannya, Sabtu (11/3/2023).
Hartono mengatakan, kripto merupakan sebuah aset yang fenomenal yang beberapa tahun ke belakang mencuri perhatian warga dunia karena kenaikan harga aset yang fantastis dan mampu mendisrupsi dalam jangka waktu yang singkat. Untuk itu, literasi kripto dan blockchain harus terus ditingkatkan.
Terlebih memberikan pemahaman yang jelas tentang manfaat dan risiko yang ada dalam investasi kripto. Lebih lanjut, Hartono yakin lewat edukasi yang benar dapat menurunkan skeptisisme generasi muda terhadap instrumen investasi kripto, serta terhindar dari praktik-praktik ilegal.
“Meskipun kripto merupakan topik yang masih sangat baru, namun mengenal aset kripta sejak dini dirasa cukup penting apalagi teknologinya yang terus berkembang sangat pesat,” imbuhnya.
PINTU Roadshow ke Kampus
Dalam kesempatan yang sama, Project Leader NFT Kompas Helman Taofani mengungkapkan, bagaimana perkembangan NFT saat ini terbilang stagnan yang diakibatkan oleh adanya persepsi dan ekspektasi yang berbeda dari masyarakat. Untuk itu event roadshow ini diharapkan dapat memberikan objektif yang lebih clear tentang NFT
Menurutnya, bagi mereka yang ingin terjun ke dunia NFT saat ini, mulai saja sekarang, justru bear market seperti ini harga aset lebih terjangkau. “Lalu jika melihat tren NFT di 2023 sepertinya akan bergerak ke arah small dan mass adoption.”
Terlebih saat ini volume NFT sudah mulai lebih banyak dan mudah dimiliiki orang-orang secara luas, melalui transaksi dan penggunaan NFT. “Secara harga mungkin tidak akan fantastis, namun volume trading bisa dibilang cukup besar,” imbuhnya.
Aplikasi PINTU terus bergerilya dalam mengedukasi aset kripto kepada masyarakat Indonesia. Roadshow campus to campus ini merupakan lanjutan dari sebelumnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2022. Di tahun 2023 community PINTU menargetkan lebih banyak lagi kampus-kampus yang bisa didatangi.
Dicetak ulang dari GIZMOlOGI, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發