
Dittipideksus Bareskrim Polri mengestimasi kerugian atas kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan investasi robot trading Net89 mencapai lebih dari Rp402 miliar. Penyelidikan dimulai berdasarkan aduan dari ribuan korban. Ada total 10 laporan polisi dengan jumlah korban sekitar 2.388 orang, dan diperkirakan kerugian mencapai Rp402,527,617,240. Sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, dengan beberapa di antaranya telah buron. Para tersangka diduga terlibat dalam penipuan investasi robot trading dengan janji keuntungan yang tinggi, dengan hasil kejahatan yang disita oleh penyidik mencapai Rp2 triliun. Para tersangka dihadapkan pada sejumlah pasal Undang-Undang terkait kegiatan ilegal ini. Kasus ini terjadi dalam kurun waktu 2017 hingga 2022.
Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa mereka sedang memfokuskan upaya untuk menemukan tersangka baru dalam kasus penipuan dan investasi bodong melalui robot trading Net89. Brigjen Whisnu Hermawan, Dir Tipideksus Bareskrim Polri, mengungkapkan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut terhadap 13 tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya dalam kasus ini. Polri juga sedang melengkapi berkas perkara tersangka lainnya untuk nantinya diserahkan ke Kejaksaan Agung. Penyelidikan dan penangkapan terhadap para pelaku akan terus berlanjut. Dalam kasus investasi bodong robot trading Net89, Bareskrim Polri telah menetapkan 14 tersangka, termasuk beberapa yang telah ditahan dan ada pula yang meninggal akibat kecelakaan. Penyidik sedang berupaya menemukan tersangka yang kabur ke luar negeri. Polri juga telah menyita aset senilai Rp2 triliun dari para tersangka. Para tersangka dijerat dengan berbagai pasal hukum yang terkait dengan tindak pidana penipuan dan kejahatan dalam transaksi dana.
Seoarang pengguna di broker MIFX merase kecewa karena belum bisa gunakan E-wallet. Pada saat verifikasi akun dan step terakhir adalah pilihan bank, gak ada pilihan ovo, dana, dll untuk deposit dan WD.
2. Broker Bestprofit Futures Dituduh Penipu?
Seorang pengguna di broker Bestprofit Futures menyatakan bahwa broker ini adalah penipu, kantor bagus hanya kedok dan semua marketing adalah orang yang belum lulus kuliah. Menurut pengguna yang kasih rating bagus adalah marketingnya sendiri.
3. Spread Floating Instrumen XAU/USD (Emas) Dianggap Tidak Wajar di Broker MIFX
Salah seorang pengguna di broker MIFX merasa kesal lantaran spread pada instrumen XAUUSD (gold) floatingnya sangat tidak wajar.
4. Kontroversi Stop Loss di Broker FBS
Salah seorang pengguna di broker FBS merasa kesal lantaran transaksi miliknya terkena stop loss padahal jarak antara harga dan stop loss masih jauh. Pengguna tersebut mengungkapkan bahwa broker FBS merupakan broker penipu.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發