INDONESIA: TANDA DISINFLASI LEBIH LANJUT MUNCUL PADA SEPTEMBER – UOB

avatar
· 閱讀量 89



 Ekonom UOB Group Enrico Tanuwidjaja dan Ekonom Junior Agus Santoso menilai angka inflasi Indonesia yang baru-baru ini dipublikasikan.


 Poin Penting

 Inflasi umum Indonesia di bulan September turun menjadi 2,3% y/y vs 3,3% di bulan Agustus didukung oleh rendahnya inflasi di hampir semua komponen, kecuali makanan & minuman (F&B) dan infokom.  Pembatasan pasokan mendorong harga beras, bawang putih, daging ayam, ikan, dan komoditas pangan lainnya lebih tinggi pada bulan September. Selain itu, gangguan pada rantai pasokan beras global akibat pembatasan ekspor oleh beberapa eksportir beras telah menyebabkan kenaikan inflasi pangan pada bulan September.  .


 Data inflasi bulan September memperkuat pandangan kami bahwa inflasi tahun 2023 akan lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.  Kami menurunkan perkiraan inflasi tahun 2023 dari 3,8% y/y menjadi 3,6% (2022: 4,2%) karena penurunan inflasi harga inti dan harga yang diatur pemerintah (administered price) yang lebih cepat dari perkiraan.  Namun, kami tidak mengecualikan risiko bahwa depresiasi rupiah baru-baru ini berpotensi menambah kenaikan inflasi pada 4Q23

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest