Yen Jepang terus berjuang untuk mendapatkan daya tarik yang berarti pada hari Rabu.
Kekhawatiran akan intervensi menjadi pendorong bagi JPY, meskipun ketidakpastian kebijakan moneter BoJ membatasi kenaikannya.
Para pedagang menantikan risalah rapat FOMC untuk mencari isyarat mengenai jalur penurunan suku bunga The Fed dan dorongan baru.
Yen Jepang (JPY) melanjutkan pergerakan harga konsolidatif sideways selama sesi Asia pada hari Rabu dan tetap terbatas dalam kisaran satu minggu terhadap mata uang Amerika. Kemerosotan baru-baru ini di bawah angka psikologis 150,00 mendorong beberapa intervensi verbal dari otoritas Jepang, yang, bersama dengan suasana hati-hati di pasar, mendukung safe-haven JPY. Sementara itu, ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mulai menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang membuat dolar AS (USD) tetap defensif di dekat level terendah dua minggu yang dicapai pada hari Selasa dan selanjutnya berkontribusi membatasi pasangan USD/JPY.
Meskipun demikian, resesi di Jepang memicu ketidakpastian mengenai kemungkinan waktu Bank of Japan (BoJ) akan keluar dari kebijakan suku bunga negatif. Selain itu, optimisme terbaru bahwa stimulus tambahan dari Tiongkok dapat meningkatkan pertumbuhan global menghambat para pedagang untuk memasang taruhan bullish pada JPY dan membantu membatasi penurunan pasangan USD/JPY. Selain itu, investor memilih untuk absen menjelang risalah pertemuan FOMC, yang akan dirilis nanti selama sesi Amerika Utara, yang akan mencari isyarat tentang jalur penurunan suku bunga The Fed. Hal ini, pada gilirannya, akan mempengaruhi USD dan memberikan dorongan baru bagi pasangan mata uang ini
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發