WTI MELANJUTKAN KEMENANGAN BERUNTUNNYA DITENGAH MENINGKATNYA KEKHAWATIRAN TERHADAP PASOKAN, MENINGKAT KE $80,90

avatar
· 閱讀量 82




  • Apresiasi harga WTI menyusul serangan Ukraina terhadap kilang Rusia.
  • Ukraina telah menyatakan tidak akan memperpanjang perjanjian lima tahun dengan Gazprom Rusia.
  • Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menegaskan untuk melanjutkan rencana perluasan wilayah Rafah di Gaza.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) terus mengalami kenaikan, mencapai sekitar $80,90 per barel selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Harga minyak mentah mendapat momentum positif yang didorong oleh kekhawatiran akan gangguan pasokan akibat meningkatnya risiko geopolitik.

Secara khusus, kekhawatiran mengenai potensi gangguan pasokan dipicu oleh serangan Ukraina terhadap kilang Rusia. Salah satu serangan pada hari Sabtu mengakibatkan kebakaran singkat di kilang Slavyansk di Krasnodar. Menurut analisis Reuters, serangan-serangan ini telah menyebabkan terhentinya sekitar 7% kapasitas penyulingan Rusia pada kuartal pertama.

Lebih jauh lagi, Ukraina mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka tidak bermaksud untuk memperpanjang perjanjian lima tahun dengan Gazprom Rusia mengenai transit gas Rusia ke Eropa, juga tidak berencana untuk menegosiasikan perjanjian baru. Kesepakatan yang ada dibuat pada tahun 2019 antara Moskow dan Kyiv. Perjanjian ini akan berakhir pada akhir Desember 2024.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyatakan niatnya untuk melanjutkan rencana perluasan wilayah Rafah di Gaza, yang semakin memperumit prospek perjanjian perdamaian. Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan bahwa langkah ini akan menghambat upaya perdamaian regional secara signifikan.

Selain itu, investor sangat menantikan keputusan suku bunga dari bank sentral utama minggu ini. Federal Reserve (Fed) diperkirakan akan mempertahankan kenaikan suku bunga kebijakannya saat ini. Menurut CME FedWatch Tool, kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan Juni dan Juli masing-masing sebesar 56,3% dan 75,2%. Biaya pinjaman yang lebih tinggi mengurangi permintaan minyak, sehingga memberikan tekanan pada harga minyak mentah.


風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest