- Dolar AS diperdagangkan dengan kuat di zona hijau sementara Yen Jepang dan Euro melemah.
- BoJ mengatakan pihaknya akan mengurangi program pembelian obligasi, sementara imbal hasil obligasi negara Eropa meningkat karena ketidakpastian politik di Perancis.
- Indeks Dolar AS diperdagangkan di atas 105,50 dan bisa menuju level tertinggi tahun ini.
Dolar AS (USD) menguat pada hari Jumat karena para pedagang meninggalkan Yen Jepang (JPY) dan Euro (EUR). Penguatan baru pada Greenback terjadi ketika imbal hasil obligasi negara di beberapa negara di Zona Euro, khususnya Perancis, melonjak karena ketidakpastian politik. Di Asia, melemahnya Yen Jepang merupakan dampak dari pertemuan kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ), yang diakhiri dengan pengumuman Gubernur Kazuo Ueda bahwa bank tersebut akan melonggarkan program pembelian obligasinya.
Dari segi data ekonomi , pasar tampaknya mengabaikan angka inflasi yang lemah baru-baru ini dan fokus pada Federal Reserve (Fed) yang masih hawkish. Pada hari Jumat, kalender ekonomi menawarkan data harga data ekspor-impor dan survei Sentimen Konsumen dan Ekspektasi Inflasi Universitas Michigan. Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Austan Goolsbee dan Gubernur Federal Reserve Lisa Cook akan menyampaikan beberapa komentar selama sesi AS.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發