- Pound Sterling menunjukkan kinerja yang buruk terhadap semua mata uang utama di tengah ketidakpastian menjelang data Indeks Harga Konsumen (CPI) Inggris (UK) untuk bulan Mei dan kebijakan suku bunga Bank of England (BoE), yang dijadwalkan pada hari Rabu dan Kamis, masing-masing.
- Para ekonom memperkirakan Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris akan melaporkan penurunan tajam dalam IHK inti, tidak mencakup item-item yang lebih mudah berubah, menjadi 3,5% dari 3,9% di bulan April. Inflasi umum diperkirakan akan kembali ke target bank sentral sebesar 2,0% dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,3%. Investor akan sangat fokus pada inflasi jasa, yang telah menjadi hambatan utama bagi langkah BoE menuju normalisasi kebijakan.
- Perkiraan penurunan inflasi Inggris akan meningkatkan keyakinan investor bahwa tekanan harga akan stabil mendekati tingkat yang diinginkan. Hal ini akan meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga lebih awal oleh Bank of England (BoE). Untuk pertemuan kebijakan bulan Juni, BoE diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di 5,25%. Investor akan mencermati pembagian suara dan isyarat baru mengenai prospek suku bunga.
- Dalam pertemuan kebijakan terakhir, Deputi Gubernur BoE Dave Ramsden bergabung dengan pembuat kebijakan Swati Dhingra dan memilih penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,0%. Saat ini, investor masih terpecah antara pertemuan bulan Agustus atau September ketika BoE dapat mulai menurunkan suku bunga.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
喜歡的話,讚賞支持一下

暫無評論,立馬搶沙發