- Harga emas memperoleh daya tarik positif pada hari Kamis di tengah spekulasi penurunan suku bunga Fed pada bulan September.
- Risiko geopolitik dan ketidakpastian politik di Eropa juga memberikan dukungan kepada XAU/USD.
- Membaiknya imbal hasil obligasi AS dan suasana risiko yang positif mungkin membatasi pergerakan positif lebih lanjut.
Harga emas (XAU/USD) menarik beberapa pembeli selama sesi Asia pada hari Kamis dan naik ke level tertinggi satu minggu, di sekitar area $2,338 dalam satu jam terakhir. Data makro AS yang masuk menunjukkan tanda-tanda meredanya tekanan inflasi dan perekonomian yang melambat, sehingga memicu spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga sebanyak dua kali pada tahun ini. Ekspektasi tersebut membuat Dolar AS (USD) tetap berada di dekat level terendah mingguan dan ternyata menjadi faktor utama yang menjadi pendorong bagi komoditas ini.
Selain itu, ketegangan geopolitik dan pembaruan ketidakpastian politik di Eropa memberikan dukungan tambahan terhadap logam mulia yang dianggap sebagai safe-haven. Sementara itu, The Fed pekan lalu mengambil sikap yang lebih hawkish, dan para pengambil kebijakan terus berargumentasi untuk mendukung satu kali penurunan suku bunga pada tahun 2024. Hal ini, bersama dengan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS, mungkin membatasi apresiasi lebih lanjut bagi obligasi non- menghasilkan harga Emas. Selain itu, nada risiko positif mungkin berkontribusi membatasi XAU/USD .
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發