- AUD/USD berjuang untuk memanfaatkan keuntungan intraday yang moderat di tengah bangkitnya permintaan USD.
- Kesulitan ekonomi Tiongkok semakin membatasi keuntungan meski RBA bersikap agresif.
- Investor menanti data Neraca Perdagangan AS menjelang angka perdagangan Tiongkok pada hari Rabu.
Pasangan AUD/USD menarik penjual baru menyusul kenaikan intraday ke wilayah 0,6540 dan turun ke ujung bawah kisaran hariannya selama paruh pertama sesi Eropa pada hari Selasa. Harga spot saat ini diperdagangkan di sekitar level psikologis 0,6500 dan untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan pemulihan yang cukup baik dari level terendah YTD yang dicapai pada hari Senin.
Dolar Australia (AUD) sedikit menguat pada Selasa pagi ini setelah Bank Sentral Australia (RBA) mempertahankan suku bunga tidak berubah dan mengindikasikan akan mempertahankan kebijakan yang ketat di tengah inflasi yang masih tinggi. Prospek tersebut ditegaskan kembali oleh Gubernur RBA Michele Bullock, yang mengatakan bahwa inflasi mungkin memerlukan waktu terlalu lama untuk kembali ke target dan bahwa suku bunga mungkin perlu tetap tinggi untuk jangka waktu yang lama. Hal ini, bersama dengan perubahan positif di seluruh pasar ekuitas global, memberikan sedikit dukungan untuk pasangan AUD/USD.
Meski demikian, kekhawatiran tentang penurunan ekonomi membatasi pergerakan apresiasi lebih lanjut untuk mata uang Australia yang merupakan proksi Tiongkok. Selain itu, peningkatan permintaan Dolar AS (USD) yang cukup baik, didukung oleh kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS, semakin berkontribusi untuk membatasi kenaikan pasangan AUD/USD. Hal ini, bersama dengan risiko eskalasi ketegangan geopolitik lebih lanjut di Timur Tengah, membuatnya bijaksana untuk menunggu pembelian lanjutan yang kuat sebelum mengonfirmasi bahwa harga spot telah mencapai titik terendah dalam waktu dekat.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發