- Harga minyak turun lebih rendah untuk hari perdagangan kedua berturut-turut.
- Harga turun karena pedagang fokus pada kekhawatiran permintaan Cina dan upaya untuk mendapatkan kesepakatan gencatan senjata di Gaza.
- Indeks Dolar AS melemah lebih jauh setelah dana lindung nilai melakukan aksi beli terhadap Yen Jepang, yang menguat terhadap Greenback.
Minyak turun untuk sesi kedua berturut-turut karena beberapa risiko yang muncul pada hari Senin. Para pedagang mengkhawatirkan melemahnya permintaan lagi dari importir minyak China, yang membebani sentimen pasar secara keseluruhan. Sementara itu, semua mata tertuju pada Timur Tengah, di mana keberhasilan perundingan gencatan senjata Gaza dapat mengurangi risiko pasokan secara substansial, menurut Reuters. Dengan dua peristiwa premi risiko utama yang sudah tidak diperhitungkan, penurunan lebih lanjut dalam harga minyak mentah mungkin akan segera terjadi.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Dolar AS terhadap enam mata uang utama, merasakan tekanan dari Yen Jepang. Pasar terguncang pada hari Jumat setelah Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) melaporkan bahwa dana lindung nilai kembali melakukan aksi beli bersih terhadap Yen Jepang (JPY) untuk pertama kalinya sejak 2021. Hal ini membebani Greenback dan berdampak pada kinerja DXY, yang hampir mencapai di bawah 102 menjelang Simposium Jackson Hole Federal Reserve akhir minggu ini.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

暫無評論,立馬搶沙發