MINYAK MENTAH MENEMUKAN HARGA TERMURAH, NAMUN KEKHAWATIRAN TERHADAP PROSPEK PERMINTAAN MEMBAWA KEKUATAN

avatar
· 閱讀量 91




  • Minyak Mentah sedikit pulih setelah turun di bawah $67 pada hari Jumat menyusul data pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan.
  • Pasar melihat permintaan global semakin memburuk, sementara Federal Reserve AS diperkirakan tidak akan memangkas suku bunga secara agresif.
  • Indeks Dolar AS diperdagangkan di atas 101,50, melanjutkan kenaikan baru-baru ini.

Minyak Mentah sedikit menguat pada hari Senin setelah merosot lebih rendah pada hari Jumat setelah Laporan Pekerjaan AS menunjukkan bahwa ekonomi AS sedang mereda tetapi tidak di ambang resesi, sehingga mengurangi kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin oleh Federal Reserve AS (Fed) dalam pertemuan mendatang pada tanggal 18 September. Ini berarti bahwa tidak akan ada peningkatan permintaan AS, sementara konsumen Minyak besar lainnya seperti Tiongkok dan India juga mengalami aktivitas ekonomi yang lebih lemah.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Dolar AS (USD) terhadap sekeranjang mata uang, melonjak untuk hari kedua berturut-turut. Lonjakan awal terjadi pada hari Jumat setelah Laporan Pekerjaan AS. Tampaknya pasar telah terlalu banyak mendepresiasi Greenback dengan asumsi bahwa Fed akan memangkas suku bunga sebesar 75 atau bahkan 100 basis poin pada bulan November, yang tampaknya tidak akan terjadi mengingat data ekonomi AS yang sehat baru-baru ini.


風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest