Emas Meredup di Tengah Ketidakpastian Konflik Iran dan Data Inflasi AS

avatar
· 閱讀量 318
  • Emas turun 0,85% karena ketegangan AS-Iran dan ekspektasi suku bunga tinggi.
  • Data CPI AS dan harga minyak tinggi dorong kekhawatiran inflasi.
  • Logam lain ikut melemah: perak -1,3%, platinum -2,3%, paladium -1,8%.

Ipotnews - Harga emas melorot, Selasa, setelah pasar mencerna perkembangan konflik di Timur Tengah dan ekspektasi suku bunga menjelang rilis data inflasi penting dari Amerika.
Emas spot turun 0,85% menjadi USD4.695,96 per ons pada pukul 13.29 WIB, setelah menanjak ke level tertinggi tiga minggu di awal sesi, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Selasa (12/5).
Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Juni melemah 0,36% menjadi USD4.711,90 per ons.
Harapan untuk tercapainya kesepakatan damai dengan Iran memudar setelah Presiden Donald Trump menyatakan gencatan senjata dengan Teheran berada "di ambang kegagalan", karena Teheran menolak proposal Amerika untuk mengakhiri konflik dan tetap pada daftar tuntutan yang menurut Trump adalah "sampah".
"Kita sudah melihat ekspektasi banyak bank sentral bergeser ke arah yang lebih hawkish, dan untuk Federal Reserve, itu berarti kemungkinan pemotongan suku bunga tahun ini hampir hilang," ujar Ilya Spivak, Kepala Global Makro Tastylive.
"Kami sangat menantikan data CPI (Consumer Price Index) yang akan dirilis, dan apakah akan menunjukkan tekanan inflasi yang lebih kuat dari perkiraan."
Data CPI akan dirilis hari ini dan dapat memberikan petunjuk bagi investor mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve ke depan.
Sementara itu, harga minyak melesat dan dolar melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya. Harga minyak mentah yang tinggi dapat mendorong inflasi, sehingga meningkatkan kemungkinan suku bunga yang lebih tinggi.
Meski emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga tinggi cenderung menekan aset yang tidak memberikan imbal hasil.
BofA Global Research dan Goldman Sachs baru-baru ini menurunkan ekspektasi pemotongan suku bunga the Fed pada 2026, menyebutkan inflasi yang tinggi akibat melambungnya harga energi serta penguatan pasar tenaga kerja.
Selain itu, pasar juga menantikan kunjungan dua hari Presiden Trump ke China minggu ini, di mana dia dijadwalkan bertemu Presiden Xi Jinping, untuk membahas berbagai topik, termasuk situasi di Timur Tengah.
Logam lainnya, harga perak spot menyusut 1,3% menjadi USD84,98 per ons, platinum anjlok 2,3% ke posisi USD2.083,47, dan paladium merosot 1,8% jadi USD1.482,19 per ons. (Reuters/AI)

Sumber : Admin

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest