
Pair AUDUSD pada sesi Asia hari Kamis (24/6/2021) bergerak konsolidasi setelah menguat 3 sesi global sebelumnya merespon rencana kenaikan suku bunga RBA. Dolar Australia juga mendapat dorongan kekuatan dari pasar komoditas dengan kenaikan tembaga, bijih besi dan juga rally harga minyak mentah.
Aussie melaju cukup sesi sebelumnya setelah ada laporan bahwa bank-bank besar di Australia memprediksi suku bunga rendah yang cukup panjang akan dinaikkan jauh lebih cepat dari timeline RBA saat ini. Namun perdagangan pagi ini sedikit dibayangi oleh adanya kenaikan kasus baru covid-19 di negeri tersebut.
Selain itu data ekonomi sebelumnya menunjukkan data PMI manufaktur turun menjadi 58,4 di bulan Juni, turun dari rekor tertinggi Mei di 60,4 karena pesanan pabrik dan output melambat sementara momentum pertumbuhan lapangan kerja berkurang. Kemudian data PMI Jasa juga turun ke level terendah tiga bulan di posisi 56.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak moderat di pasar uang Asia setelah menguat sesi global sebelumnya. Dolar AS sedikit menerima kekuatan dari kenaikan yield obligasi AS jangka panjang serta data PMI manufaktur yang melonjak pada bulan Juni.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD melemah, pair yang kini berada pada posisi 0.7572 akan turun ke posisi 0.7560, jika tembus turun ke posisi S1 hingga S2. Namun jika berbalik arah, berusaha naik ke posisi 0.7580 dan jika tembus lanjut ke R2 hingga R3.

Diunggah ulang dari vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
