Harga minyak mentah menguat setelah sempat melemah beberapa waktu terakhir. Minyak WTI dibanderol naik jadi US$72,98 per barel dan Brent jadi US$74,76. Ilustrasi kilang minyak. (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Selasa (29/6) waktu Amerika Serikat (AS). Hal ini terjadi setelah harga minyak melemah beberapa waktu terakhir.
Mengutip Antara, Rabu (30/6), minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus meningkat 7 sen menjadi US$72,98 per barel di New York Mercantile Exchange.
Lalu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik 8 sen menjadi US$74,76 per barel di London ICE Futures Exchange.
Sementara, minyak WTI anjlok hingga 1,54 persen pada perdagangan Senin (27/6 lalu. Begitu juga dengan harga minyak Brent yang turun 1,97 persen pada awal pekan ini.
"Koreksi harga dapat disebabkan terutama oleh kombinasi penyebaran cepat varian delta dan potensi pembatasan karena lonjakan kasus covid-19," tutur Analis Energi di Commerzbank Research Eugen Weinburg.
Selain itu, harapan pasar terhadap OPEC+ terkait produksi minyak ikut mempengaruhi pergerakan harga komoditas tersebut. Kelompok itu disebut-sebut akan menaikkan produksi minyak ke depannya.
Baca juga: Susi Cerita Sembuh Covid-19 Usai Konsumsi Ivermectin
"Kabar baik tampaknya sudah diperhitungkan sekarang, yaitu cukup diperhitungkan dengan harga hari ini yang cukup tinggi," ucap Weinburg.
OPEC+ dijadwalkan melakukan pertemuan melalui konferensi video pada 1 Juli 2021 besok. Hal ini untuk meninjau tingkat produksi minyak mentah.
Sementara, pedagang juga menunggu data persediaan bahan bakar resmi AS karena Badan Informasi Energi (EIA) akan merilis laporan status minyak pada Rabu waktu AS. Analis memperkirakan stok minyak turun 4,7 juta barel per 25 Juni 2021.
Diunggah ulang dari cnnindonesia, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
