
Pair USDJPY pada sesi Asia hari Rabu (7/7/2021) bergerak bearish menembus posisi support kuat hariannya di tengah kuatnya sentimen perdagangan aset safe haven yang mengangkat posisi dolar AS. Yen Jepang lanjut bergerak naik setelah sesi sebelumnya rebound.
Yen mendaki ke posisi tertinggi 2 pekan dengan pemerintah Jepang berpotensi mempertahankan keadaan darurat yang meliputi Tokyo sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Panas, karena kasus baru virus corona terus meningkat. Pemerintah metropolitan Tokyo melaporkan 593 kasus virus corona baru pada Selasa, melebihi jumlah yang dicatat seminggu sebelumnya untuk hari ke-17 berturut-turut.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak terbatas di pasar uang Asia setelah mendaki ke posisi tertinggi 13 pekan pada sesi global sebelumnya. Kekuatan dolar AS ditopang oleh pergerakan naik yield obligasi tenor 10-tahun, meskipun semalam data pertumbuhan di sektor jasa AS melambat lebih dari yang diharapkan pada bulan Juni.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak lemah, pair yang berada di posisi 110.40 bergerak turun ke posisi 110.30 sebelum meluncur ke S1 dan S2. Namun jika berbalik arah, pair akan naik menuju 110.76 dan jika tembus lanjut ke posisi R1 dan juga R2.

Diunggah ulang dari vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
