Menanti data inflasi AS, harga Bitcoin jatuh lagi ke level US$ 32.000

avatar
· 閱讀量 230
Menanti data inflasi AS, harga Bitcoin jatuh lagi ke level US$ 32.000

Harga Bitcoin jatuh lagi ke level US$ 32.000 pada Selasa (13/7), karena para trader menunggu laporan inflasi Amerika Serikat.

Mengacu data CoinDesk, harga Bitcoin pada Selasa pukul 13.51 WIB ada di US$ 32.971.64, turun 4,18% dibanding posisi 24 jam sebelumnya.

Selama tujuh minggu terakhir, sebagian besar harga Bitcoin berada di kisaran antara US$ 30.000 dan US$ 40.000.

“Ini mulai terasa seperti ketenangan sebelum badai ketika aktivitas yang tidak terdengar dan tenang muncul di seluruh metrik spot, derivatif, dan on-chain,” tulis perusahaan analisis blockchain Glassnode dalam laporannya, seperti dikutip CoinDesk.

Banyak investor kripto melihat Bitcoin sebagai lindung nilai potensial terhadap inflasi. Sehingga, rilis indeks harga konsumen Juni oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS menjadi sentimen buat kripto dengan kapitalisasi terbesar di dunia itu.

Laporan bulan sebelumnya menunjukkan kenaikan 5% dalam indeks semua barang, tertinggi sejak 2008, didorong oleh harga yang mendaki untuk mobil dan truk bekas.

Tapi, kenaikan apa pun mungkin menyalakan kembali spekulasi bahwa bank sentral AS Federal Reserve atau The Fed mungkin perlu memperlambat upayanya untuk merangsang ekonomi. 

“Crypto benchmark memiliki fondasi harga yang kuat, mengingat tidak mungkin kita akan melihat pembalikan dalam perlombaan untuk merendahkan (harganya),” kata analis Bloomberg Intelligence Mike McGlone, seperti dilansir CoinDesk. 

“Saat mengukur nilai mata uang individu, dollar AS, misalnya, mungkin menguat atau melemah versus sekeranjang alat pembayaran yang sah. Namun, seluruh pasar mata uang fiat melemah,” imbuh dia.


Diunggah ulang dari kontan, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0
暫無留言。 來發表第一則觀點吧。

  • tradingContest