Perkiraan Harga Emas: XAU/USD Pertahankan Penembusan DMA 200 Jelang Pengukur Inflasi Pilihan The Fed

avatar
· 閱讀量 140
  • Emas mengkonsolidasikan kenaikan harian dan mingguan terkuat sejak awal Mei.
  • Sentimen pasar memburuk karena kekhawatiran terhadap virus meningkat dan perkembangan atas stimulus AS diabaikan.
  • Dolar AS mengabaikan pullback imbal hasil obligasi pemerintah AS yang melakukan pemulihan dari terendah bulanan menjelang Indeks Harga PCE Inti.

Emas (XAU/USD) tetap defensif di sekitar $1.830, datar akhir-akhir ini, di tengah sesi Asia hari Jumat. Logam kuning tersebut melintasi 200-DMA untuk pertama kalinya sejak pertengahan Juli hari sebelumnya karena sentimen risk-on pasar. Namun, Covid varian Delta yang meningkat mengkhawatirkan dan penantian data pengukur inflasi pilihan The Fed menantang pembeli sesudahnya.

New South Wales (NSW) Australia mencatat penularan harian yang lebih lemah dari sebelumnya, 172 berbanding 240, tetapi AS mencatat peningkatan kasus satu hari terbesar sejak Februari. Lebih lanjut, Jepasng terlihat mencatat di atas 10.000 kasus untuk pertama kalinya dan tetap siap untuk memberlakukan keadaan darurat yang disebabkan oleh virus di lebih banyak prefektur, sedangkan jumlah harian COVID-19  di Inggris berkurang tetapi jumlah rata-rata tujuh hari melonjak 22%.


Perlu dicatat bahwa ekspektasi inflasi AS baru-baru ini melonjak ke tertinggi multi-hari dan memberikan tekanan tambahan pada The Fed untuk meredam ketakutan terhadap reflasi. Meski begitu, data PDB Kuartal 2 yang suram dan data pasar perumahan yang melemah tampaknya mendukung Jerome Powell dan pejabat lainnya. Meskipun demikian, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti AS hari ini untuk bulan Juni, diharapkan 3,7% Tahun/Tahun versus 3,4% sebelumnya, akan menjadi kunci untuk diikuti karena menjadi barometer inflasi utama Federal Reserve (The Fed) AS.

Di tempat lain, Reuters menyampaikan laporan perkembangan yang optimis untuk proposal pengeluaran infrastruktur Presiden AS Joe Biden. itu mengatakan, "Senat AS pada hari Kamis bersiap untuk menangani perincian RUU infrastruktur bipartisan senilai $1 triliun yang didukung oleh Presiden Joe Biden, dengan kemungkinan untuk bekerja pada akhir pekan setelah anggota parlemen setuju untuk mendorong langkah-langkah tersebut."

Di tengah permainan ini, Index Dolar  AS (DXY) menghentikan tren turun empat hari untuk melakukan pemulihan dari terendah bulanan sementara mendapatkan keuntungan dari sentimen risk-off. Namun, hal yang sama membebani imbal hasil Obligasi pemerintah AS (Treasury) 10-tahun yang turun dua basis poin (bp) ke 1,249%, begitu pula dengan saham berjangka pada saat berita ini dimuat.

Selain data AS, para pedagang emas juga akan memperhatikan katalis risiko karena The Fed telah menyuarakan sikapnya.

Analisis teknis

Meskipun melakukan penutupan harian di atas 200-DMA yang didukung oleh MACD yang bullish, harga emas gagal menyegarkan puncak bulanan serta tetap berada di bawah Fibonacci retracement 50% dari penurunan Juni.

Mengingat adanya pullback sebelumnya dalam logam ini dari rintangan utama $1,835, ditambah dengan kehati-harian sebelum rilis data AS, para pedagang emas harus menunggu penembusan yang tegas dari resistance yang dinyatakan sebelum menargetkan area $1,845 yang terdiri dari beberapa level yang dicatat sejak awal Mei.

Perlu disebutkan bahwa pergerakan pullback juga tetap diragukan hingga turun kembali di bawah level DMA 200 di $1,820.

Setelah itu, $1,800 dan Fibonacci retracement 23,6% di dekat $1,790 akan kembali dipantau pada grafik.

Emas: Grafik harian

Perkiraan Harga Emas: XAU/USD Pertahankan Penembusan DMA 200 Jelang Pengukur Inflasi Pilihan The Fed

Tren: Diperkirakan akan terjadi pullback

LEVEL TEKNIS XAU/USD

Perkiraan Harga Emas: XAU/USD Pertahankan Penembusan DMA 200 Jelang Pengukur Inflasi Pilihan The Fed

Diunggah ulang dari FXStreet, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.



風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0

暫無評論,立馬搶沙發

  • tradingContest