
Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex tetap bertahan di sekitar $68.17 setelah mengalami kenaikan kuat dari kerendahan tiga minggu, pada awal perdagangan sesi Asia hari Rabu.
Dengan demikian, minyak mentah WTI hanya menaruh sedikit perhatian terhadap data inventori minyak swasta dari American Petroleum Institute (API). Alasannya bisa dihubungkan dengan katalisator yang bervariasi belakangan ini.
Laporan mingguan stok minyak mentah dari API untuk periode yang berakhir pada tanggal 6 Agustus hanya turun 816.000 barel dibandingkan dengan penurunan sebelumnya sebanyak 879.000 barel.
Usulan belanja infrastruktur dari Gedung Putih senilai $1,2 triliun didukung oleh para Senator dengan perbandingan suara 69 setuju berbanding 30 menolak. Hal ini membangkitkan kembali usaha naik harga minyak yang sebelumnya terpukul mundur oleh karena keprihatinan bahwa naiknya kasus viruscorona telah memudarkan pemulihan dan permintaan energi.
“Support” terdekat menunggu di $68.03 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $66.18 dan kemudian $65.21. “Resistance” yang terdekat menunggu di $69.20 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $70.64 dan kemudian $71.00.
Diunggah ulang dari vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
