
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (10/8). IHSG melemah 39,048 poin atau 0,64% ke level 6.088,41.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), pelemahan paling signifikan dialami sektor teknologi hingga 3,51%. Setelahnya ada sektor transportasi dan logistik yang melorot 1,14%. Adapun sektor infrastruktur juga tertekan cukup dalam yakni 1,13%.
Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan memperkirakan, IHSG berpotensi mencatatkan technical rebound pada perdagangan besok Kamis (12/8). IHSG akan memiliki level support 6.030 dan level resistance 6.130.
Menurut dia, uji coba pembukaan pusat perbelanjaan dengan protokol kesehatan dan syarat tertentu dapat meredam tekanan pada sektor konsumsi. Adapun uji coba itu akan dilakukan di beberapa kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Asal tahu saja, data terbaru menunjukkan, consumer confidence index di Indonesia menurun pada bulan Juli ke level 80,2, dari bulan sebelumnya 107,4.
Sementara dari eksternal, pelaku pasar mencermati pidato dari sejumlah pejabat Federal Reserve, jelang rilis data inflasi AS. Inflasi di AS diperkirakan melambat ke 5,3% year on year (yoy) di Juli 2021, dari 5,4% yoy di Juni 2021. Hal ini dapat meredam spekulasi pengurangan stimulus moneter oleh The Fed, sehingga berpotensi memicu rebound nilai tukar rupiah.
Dengan kondisi tersebut, investor dapat mencermati saham-saham perbankan seperti BBCA, BBRI, BMRI, ARTO, dan BBKP pada perdagangan Kamis (12/8). Selain itu, ASII, KLBF, AKRA dan ANTM juga dapat dicermati.
Diunggah ulang dari kontan, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
