
Harga Bitcoin terus menanjak, mencoba mendobrak level US$ 50.000. Pada Senin (16/8), harga kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia ini menembus US$ 48.000.
Mengacu data CoinDesk, harga Bitcoin pada Senin sempat berada di US$ 48.048,74, sebelum turun ke US$ 47.507,95 pada pukul 12.55 WIB. Meski begitu, harga kripto tertua ini masih naik 1,93% dibanding posisi 24 jam sebelumnya.
“(Kenaikan harga) Bitcoin berlanjut di atas rata-rata pergerakan 200 hari yang kritis,” sebut Fundstrat dalam sebuah catatan, seperti dikutip Bloomberg.
Pergerakan hrga Bitcoin yang lebih tinggi terjadi bahkan setelah industri cryptocurrency gagal memenangkan perubahan pada aturan pelaporan pajak kripto dalam RUU Infrastruktur AS.
“Harga Bitcoin secara mengejutkan bertahan setelah berita tersebut,” kata Kepala Riset Global NYDIG Greg Cipolaro dalam sebuah catatan, seperti dilansir Bloomberg.
“Kami menafsirkan aksi harga (Bitcoin) ini sebagai sangat bullish,” ujar dia. “Pengakuan industri kripto oleh anggota parlemen AS pada akhirnya merupakan peristiwa yang melegitimasi, yang seharusnya memberi investor kenyamanan bahwa industri ini akan tetap ada”.
Diunggah ulang dari kontan, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
