
Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex, naik ke $68.23 setelah pada hari kemarin sudah lebih dulu naik ke $67.18, pemulihan yang mantap dari kerendahan selama tiga bulan, menghentikan kerugian sepanjang minggu yang lalu.
Kenaikan lebih lanjut dari harga minyak mentah WTI disebabkan laporan dari Energy Information Administration (EIA) AS yang mengatakan pada hari Rabu, bahwa inventori minyak mentah komersial di AS turun sebanyak 3 juta barel pada minggu yang berakhir 20 Agustus 2021. Sementara para analis memperkirakan penurunannya hanya sebanyak 2,6 juta barel.
Kenaikan harga minyak mentah WTI bertambah dengan melemahnya kekuatan dari dollar AS, dolar AS tertekan disebabkan karena aksi ambil untung dan tanda-tanda bahwa gelombang varian covid Delta sedang memuncak. Kecepatan infeksi baru kelihatannya telah melemah ke 28% dan hal ini bisa mempengaruhi ekonomi secara positip.
Kongres AS yang dikuasai Demokrat pada hari Selasa telah menyetujui undang-undang belanja infrastruktur senilai $1 trillion. Hal ini juga menjadi pendorong naiknya minat terhadap resiko pada pertengahan minggu ini, yang menekan turun dollar AS.
“Support” terdekat menunggu di $67.51 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $66.64 dan kemudian $66.11. “Resistance” yang terdekat menunggu di $68.39 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $69.58 dan kemudian $71.23.
Diunggah ulang dari vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
