
Harga emas naik, pulih dari penurunan lebih dari 1% selama sesi sebelumnya. Dolar AS yang berada di dekat level terendah satu minggu memberikan logam kuning dorongan, meskipun rencana Federal Reserve AS memulai pengurangan aset lebih cepat dari pada yang direncanakan mempertahankannya tetap di jalur penurunan selama tiga minggu berturut-turut.
Harga emas berjangka naik 0,23% di $1.753,85/oz pukul 12.55 WIB menurut data Investing.com, setelah mencapai $1737,46, level terendah sejak pada hari Kamis, tetapi turun 0,16% untuk sepekan.
Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik terhadap emas, naik tipis 0,12% di 93,138 tetapi tetap mendekati level terendah satu minggu yang dicapai sehari sebelumnya.
Bank sentral yang pertama mempertahankan suku bunga tidak berubah sebesar 0,10%, yang terakhir menaikkan suku bunga menjadi 0,25% dari 0% bulan sebelumnya.
The Fed mengatakan kemungkinan akan memulai pengurangan aset dalam 2021 dan menaikkan suku bunga pada 2022 ketika mengeluarkan keputusan kebijakan terbaru sehari sebelumnya.
Di sisi data, data jepang yang dirilis sebelumnya menunjukkan indeks harga konsumen inti (IHK) tumbuh 0% tahun ke tahun di Agustus. IHK nasional masing-masing berkontraksi 0,4%setahun dan 0,2% sebulan. Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) untuk bulan September adalah 51,2. Dalam logam mulia lainnya, perak naik 0,42% di 22,775, palladium naik 1,12% ke 1.990,00 dan platinum turun 0,14% di 986,75 pukul 13.00 WIB.
Sumber: Investing
Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
