
Dalam rangka menghadapi Covid-19, tenaga medis merupakan garda terdepan dalam memerangi wabah ini. Oleh sebab itu kepedulian terhadap mereka sudah selayaknya diberikan secara maksimal.
Sebagai bentuk dukungan terhadap tim medis dalam menangani wabah Covid-19, PT Bestprofit Futures cabang Mall Pacific Place Jakarta mengusung kampanye BPF Peduli Dampak Covid-19.
Bentuk kegiatan berupa pemberian bantuan 500 paket yang berisi vitamin dan madu kepada 5 (lima) rumah sakit di Jakarta.
Lima rumah sakit tersebut adalah RSUD Pasar Minggu, RSPAD Gatot Subroto, RS Polri Kramat Jati, RSUP Persahabatan, dan RSUP Fatmawati.
“Sejak wabah COVID-19 sampai di Indonesia, tenaga medis adalah pihak yang paling sibuk dalam upaya menyelamatkan jiwa masyarakat agar tidak semakin banyak korban," tutur Ani Sofiarni, Pimpinan Cabang BPF Cabang Mall Pacific Place, Jakarta, dalam pernyataan resminya, kemarin.
"Mereka bekerja tanpa mengenal lelah dan waktu. Untuk itulah alasan kami memilih rumah sakit sebagai fokus bantuan perusahaan untuk saat ini,” imbuhnya.
Paket sembako dan uang tunai
Menurutnya BFP terus mendukung upaya pemerintah dan saran dari para tenaga medis dalam rangka memerangi wabah COVID-19 antara lain mewajibkan seluruh karyawan untuk menghindari tempat-tempat keramaian dan rajin mencuci tangan secara baik dan benar.
Selain bantuan kepada tenaga medis, BFP MPP Jakarta juga memberikan bantuan berupa 200 sembako dan uang kepada masyarakat kurang mampu di Jakarta, Tangerang dan Depok.
"Kita berharap pandemi ini bisa segera hilang sehingga seluruh masyarakat kembali berktivitas dengan normal kembali,” ujar Ani.
Tumbuh Positif
Kendati saat ini tengah berlangsung program Work from Home ditengah pandemi COVID-19, menurut Ani, BPF MPP Jakarta justru mencatat pertumbuhan kinerja yang positif.
Kenaikan indeks harga emas dalam beberapa bulan terakhir termasuk di tengah pandemi membawa peluang investasi tersendiri bagi nasabah pialang berjangka karena mereka bisa mendapatkan peluang keuntungan dengan range poin mencapai 15-20 poin.
Alhasil, semua itu turut berdampak terhadap kinerja BFP MPP Jakarta.
Kendala
Ani mengungkapkan, harus diakui memang ada beberapa kendala di tengah kebijakan WFH yaitu, social distancing.
"Dengan kebijakan tersebut, kami tidak bisa melakukan kunjungan nasabah yang berada di luar kota mengingat ada beberapa kota yang melakukan karantina wilayah merupakan pembatasan masuknya warga yang bukan berasal dari daerahnya," paparnya.
"Namun demikian kami mengantisipasinya dengan meeting online / video call bersama dengan investor menggunakan beberapa aplikasi," terangnya.
Dicetak ulang dari Tribun News, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
