Cara Memanfaatkan Panic Selling dalam Trading Forex

avatar
· 閱讀量 118

Cara Memanfaatkan Panic Selling dalam Trading Forex

Trading merupakan hal yang menyenangkan dan menguntungkan bila dilakukan dengan benar. Jika kamu ingin meraup keuntungan dari trading, kamu juga harus mempelajari secara mendalam, terutama strategi dalam bertrading.

Trading forex sendiri merupakan aktivitas jual beli mata uang asing yang biasanya dilakukan secara online. Namun karena kondisi pasar yang sering berubah, tidak selamanya kamu menemukan keuntungan dalam trading forex.

Terlebih dalam trading sendiri, terdapat istilah panic selling yang sangat membuat jengkel. Panic selling merupakan kondisi di mana para trader atau investor menjual asetnya karena takut akan krisis keuangan dan ekonomi yang sedang terjadi.

Hal ini terjadi ketika harga sedang bergerak ke arah bawah dengan sangat cepat pada volume yang tinggi pula. Kondisi ini biasanya disebabkan karena pelaku pasar mulai masuk untuk menetralisir pasar. Faktor lainnya juga terjadi karena para trader mulai mengambil posisi sell yang membuat harganya menjadi turun jauh.

Seperti rumusan sebab akibat, setiap yang terjadi pasti ada akibatnya dan penyebabnya. Panic selling ini terjadi karena ada sesuatu yang mengakibatkan harga menjadi turun lebih cepat. Bahkan menyebabkan pembeli dan penjual untuk masuk ke pasar demi mengendalikan tren pada kondisi ini. Lalu akhirnya, tren yang paling kuat adalah pemenangnya.

Untuk mengonfirmasi perubahan tren ini, ada banyak sekali indikator dan strategi yang bisa kamu gunakan. Kamu bisa melihatnya menggunakan kombinasi dan indikator tren. Bahkan jika hal ini terus berlanjut, penjualan mata uang akan berhenti sendiri apabila harga sudah mencapai level support.

Namun tenang, bukan berarti ketika panic selling, kamu tidak bisa meraup keuntungan. Kamu bisa memanfaatkan hal ini untuk mendapatkan keuntungan. Berikut ini adalah cara yang bisa kamu lakukan bila terjadi panic selling.

1. Pastikan jika harga memang bergerak turun dan cepat dengan volume yang tinggi

2. Tunggu sampai volume benar-benar melonjak naik. Apabila harga sudah melonjak naik dan levelnya sudah rendah, kemudian kamu dapat membalikkan tren yang ada

3. Lihat dan perhatikan gelombang harga higher low. Jika kamu sudah melihat dan menemukannya, ini bisa kamu jadikan sebagai momen yang baik untuk membuka posisi buy

Namun, untuk mendapatkan keuntungan dalam hal ini, kamu juga harus berhati-hati. Kamu bisa mengikuti dan menerapkan tips di bawah ini saat terjadi panic selling.

1. Jika terjadi panic selling, kamu harus benar-benar memperhatikan posisinya dan jangan tergesa-gesa mengambil keputusan

2. Kamu tidak boleh diam, terlebih jika kamu memiliki posisi dari suatu mata uang. Kecuali jika kamu memang yakin bahwa harga tersebut akan naik kembali pada posisi sebelumnya

3. Jika kamu sudah menerima informasi kredibel yang mengharuskan untuk menjual, terlebih kondisi pasar juga tidak menguntungkan, kamu bisa menjual asetmu secepat mungkin agar menghindari adanya potensi kerugian.

Itulah tadi cara memanfaatkan panic selling untuk meraup keuntungan dalam bertrading. Agar keuntungan yang didapat maksimal, kamu juga harus memiliki strategi dalam menentukan posisi jual dan beli.

 

Dicetak ulang dari Tagar, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0
暫無留言。 來發表第一則觀點吧。

  • tradingContest