Qualcomm Khawatir Produksi Smartphone Terancam

avatar
· 閱讀量 83

Qualcomm Khawatir Produksi Smartphone Terancam

KOMPAS.com - Dampak virus corona di industri teknologi semakin terasa. Bahkan, pabrikan chip Qualcomm mengatakan bahwa dampak penyebaran virus tersebut bisa mengancam pasokan komponen yang dibuatnya. Diketahui, Qualcomm merupakan salah satu pemasok terbesar untuk komponen System-on-Chip (SoC) dan chip modem yang disematkan di dalam smartphone. Artinya, jika produksi di Qualcomm terganggu maka rantai pasokan komponen smartphone ke produsen kemungkinan juga bakal terhambat.

"Ada ketidakpastian yang signifikan terkait dampak virus Corona terhadap permintaan perangkat dan rantai pasokan (komponen)," ujar Executive Vice President dan Chief Financial Officer Qualcomm, Akash Palkhiwala, sebagaimana dikutip KompasTekno dari SCMP, Senin (10/2/2020).

Lebih lanjut, Akash juga menyadari bahwa wabah virus corona kemungkinan bakal mempengaruhi harga saham Qualcomm (QCOM). Walhasil, ia memperkirakan harga saham tersebut bakal berkisar di angka 0,80 sen hingga 0,95 sen dolar AS di Q2 mendatang, menurun dari taksiran harga terendah 0,85 sen dolar AS di Q1

Harga saham QCOM sendiri sempat turun ke angka 86,40 sen dolar AS kurang lebih sehari setelah Akash melontarkan komentar terkait virus corona tadi. Namun, pantauan KompasTekno, Senin siang, harga saham kembali naik berada di angka 87,42 sen dolar AS.

Agar wabah virus corona tidak begitu berdampak pada harga saham, pihak Qualcomm telah meyakinkan para investor bahwa produksi pabrikan chip ini sebenarnya tidak terpaku di wilayah China saja. Terlebih, kekuatan pasar 5G sendiri ditaksir bakal sangat mencolok di tiga negara yang notabene berada di luar China, yakni Amerika Serikat, Korea, dan Jepang. "Jika kami memiliki masalah, baik masalah rantai pasokan atau masalah permintaan di China, kami cenderung memiliki kemampuan untuk menjadikan daerah lain untuk membantu (mengatasi) masalah tersebut," tutur Chief Executive Officer Qualcomm, Steve Mollenkopf. "Kami ingin memastikan bahwa kami mempertahankan kekuatan kami di berbagai penjuru pasar lain (bukan hanya China)," pungkasnya.

Dicetak ulang dari KOMPAS, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0
暫無留言。 來發表第一則觀點吧。

  • tradingContest