
Miliarder investor legendaris, Warren Buffett melalui perusahaannya Berkshire Hathaway sukses meraup cuan hingga hampir USD9 miliar (Rp127 triliun) hanya dari investasinya di American Express dalam satu tahun ini. Sehingga, total keuntungan yang belum direalisasi pada saham menjadi sekitar USD26 miliar.
Konglomerat investor terkenal itu memiliki 152 juta saham perusahaan kartu kredit tersebut pada hitungan terakhir, posisi senilai USD27 miliar pun diraup pada penutupan Selasa.
Buffett dan timnya hanya menghabiskan USD1,3 miliar untuk holding, sehingga mereka sukses menghasilkan sekitar 20 kali lipat uang mereka di atas kertas, belum termasuk dividen.
Dilansir dari Market Insider di Jakarta, Kamis (21/10/21) saham American Express ditutup pada USD177 pada hari Selasa, hanya sedikit dari rekor tertinggi intraday USD180 pada bulan Juli.
Perusahaan telah melonjak 50% tahun ini karena ekonomi AS telah pulih dari pandemi, dan risiko gelombang gagal bayar pinjaman telah memudar. Kenaikan saham telah meningkatkan nilai saham Berkshire menjadi sebesar USD8,6 miliar tahun ini.
Berkshire telah menjadi pemegang saham American Express selama lebih dari 25 tahun, dan belum menyentuh posisinya saat ini sejak tahun 1998. Namun, sahamnya telah menggelembung dari 11% menjadi lebih dari 19% pada periode it, berkat pembelian kembali saham pemberi pinjaman.
Dicetak ulang dari Warta Ekonomi, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
