Hacker Curi Mata Uang Kripto Senilai Rp 8,8 Triliun

avatar
· 閱讀量 104

Hacker Curi Mata Uang Kripto Senilai Rp 8,8 Triliun

 Baru-baru ini, hacker tak dikenal mampu mencuri mata uang kripto senilai USD 611 juta atau setara Rp 8,8 triliun dari platform DeFi bernama Poly Network.

Poly Network sendiri adalah platform sistem moneter yang menggunakan blockchain publik (decentralized finance, DeFi) yang berbasis di Tiongkok.

Dikutip dari Bleeping Computer, hacker mengeksplotasi kerentanan yang memungkinkan mereka mengubah kepemilikan mata uang kripto di platform tersebut.

Setelah mengubah informasi kepemilikan, pelaku kejahatan langsung mentransfer aset mata uang kripto Binance Chain, Ethereum, dan Polygon yang dicuri ke wallet miliknya.

The Block mengatakan, nilai aset mata uang kripto senilai Rp 8.8 triliun yang dicuri ini merupakan aksi pertasan DeFi terbesar hingga saat ini.

Informasi, Poly Network merupakan platform kolaborasi yang dibuat oleh beberapa penyedia blockchain, yaitu Neo, Ontology, dan Switcheo.

Adapun layanan ini memungkinkan pengguna bertukar token di berbagai platform kripto, termasuk Bitcoin dan Ethereum.

Hacker Kembalikan Dana?

Lebih lanjut, Poly Network mencuit, mereka berencana untuk mengambil tindakan hukum dan menuntut pelaku untuk mengembalikan aset kripto yang dicuri.

Selang beberapa waktu cuitan di publish, Poly Network mengatakan, beberapa aset (USD 4,7 juta) telah dikembalikan oleh penyerang.

"Sejauh ini kami telah menerima total nilai aset kripto sebesar USD 4.772.297,675 dari pelaku pencurian," tweet Poly Network.

Perusahaan keamanan Blockchain, SlowMist, telah mengirimkan peringatan yang mengatakan mereka telah melacak ID pelaku peretasan.

Mereka mengklaim sudah mengetahui alamat email, informasi IP, dan sidik jari perangkat pelaku.

 

Dicetak ulang dari Liputan6, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 0
暫無留言。 來發表第一則觀點吧。

  • tradingContest