Strategi Rifan Financindo Berjangka Jadi Perusahaan Pialang Teraktif

avatar
· 閱讀量 95

Strategi Rifan Financindo Berjangka Jadi Perusahaan Pialang Teraktif

SURABAYA - PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) kembali membuktikan diri sebagai Perusahaan Pialang Teraktif selama 2021 di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX). Pada 2022 ini, target RFB yakni tetap mempertahankan posisi tersebut.

Menurut Chief Business Officer (CBO) Rifan Financindo Berjangka Surabaya, Leonardo, Rabu (26/1/2022), dengan meraih posisi pertama Perusahaan Pialang Teraktif menunjukkan bagaimana kuatnya eksistensi RFB di industri perdagangan berjangka komoditi (PBK) tanah air. Sekaligus ini membuktikan bahwa RFB memberikan pelayanan terbaik bagi investor untuk melakukan trading di BBJ.

“Untuk mempertahankan posisi pertama Perusahaan Pialang Teraktif membutuhkan strategi khusus. Tidak sekedar perusahaan pialang dipercaya oleh investor saja, tapi bagaimana perusahaan pialang selalu memberikan konsultasi yang benar dan tepat agar investor tidak salah melangkah saat melakukan trading. Dan terpenting adalah selalu mengingatkan investor soal faktor resiko yakni high risk, high return,”tukas Leonardo.

Leonardo menjelaskan industri perdagangan berjangka komoditi selalu bergerak ke arah positif. Artinya, meski pandemi COVID-19 melanda 2 tahun, namun di industri ini justru menjadi momen berharga untuk terus meningkatkan volume transaksi perdagangan maupun menambah jumlah nasabah baru.

Selama 2021, kata Leonardo, Rifan Financindo Berjangka mampu memberikan kontribusi terbaik di industri perdagangan berjangka komoditi. Per 31 Desember 2021, volume transaksi RFB mencapai 3.967. Lot. Ini naik dibanding periode yang sama pada Akhir Januari 2021 yakni 2.834 Lot.

“Pada tahun 2012 awal Rifan Financindo Berjangka beroperasi, volume transaksi mencapai 402,943 Lot. Kemudian perlahan tapi pasti volume transaksi perdagangan terus meningkat hingga akhir tahun kemarin,”ujarnya.

Sementara untuk jumlah nasabah, Leonardo mengatakan, juga memberikan hasil yang positif. Melalui edukasi yang dilakukan secara bersinergi dan masif baik oleh Bursa Berjangka Jakarta, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) serta PT Rifan Financindo Berjangka, jumlah nasabah RFB terus bertambah.

Per 31 Desember 2021, jumlah nasabah RFB sebanyak 1.959 nasabah. Jumlah nasabah tersebut meningkat dibanding periode yang sama di tahun 2020, yakni 288. Tahun pertama RFB beroperasi di 2012, jumlah nasabah sebanyak 1634.

Memasuki tahun 2022, Leonardo yang bertanggungjawab untuk membawahi RFB Surabaya dan RFB Semarang, optimistis RFB bisa menggenjot jumlah nasabah maupun volume transaksi perdagangan. RFB makin memperkuat tim hingga tetap solid dan mengusung konsep Service from Heart untuk nasabah.

“Kami memperkuat tim RFB agar lebih solid lagi. Kami melakukan evaluasi dan mempersiapkan strategi untuk lebih meningkatkan kinerja Rifan Financindo Berjangka. Dengan konsep kami menunjukkan bahwa PT Rifan Financindo Berjangka merupakan perusahaan pialang terbesar dan selalu memberikan layanan dari hati, memberikan layanan terbaik untuk nasabahnya. Bagi kami, investor merupakan sumber pekerjaan, sumber penghasilan kami yang harus dijaga dan dikembangkan bersama-sama. Selama mampu memberikan layanan dari hati ke hati, yakin investor akan mencari Rifan,” tambahnya.

Di tahun 2022, Leonardo menegaskan, RFB semakin aktif membidik investor milenial. Ini seiring dengan rencana BBJ untuk meluncurkan kontrak mini size dan akan mengakomodir investor retail.

“Di RFB sendiri para konsultan kami mayoritas juga generasi milenial dan mereka cukup tangguh dalam menjaring investor. Dengan rencana BBJ tersebut, terbuka peluang bagi investor milenial untuk berinvestasi di industri perdagangan berjangka komoditi,”pungkas Leonardo.

Dicetak ulang dari SINDO NEWS, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。

喜歡的話,讚賞支持一下
回覆 3
暫無留言。 來發表第一則觀點吧。

  • tradingContest