
Seorang mantan kepala cabang bank swasta di Kota medan melaporkan PT Rifan Financindo Berjangka atas penipuan yang mengakibatkan kerugian hingga 1,9 M dan Tak hanya mantan kepala cabang swasta namun masih ada 12 korban lainnya. Kasus ini bermula saat korban diminta menutup target transaksi indeks emas berjangka yang dilakukan PT Rifan Financindo dan salah satu staff meminta korban menyetorkan sejumlah uang hingga uang itu raib, mereka itu memainkan teknik psikologi.
Korban tergiur karena dijanjikan iming-iming dengan profit yang besar dengan menyetorkan deposit awal senilai Rp 200jt dan akhirnya korban telah melaporkan ini semua kepada Polda Sumatera Utara atas kasus dugaan penipuan.
Jadi ini bagaimana ya kabar Rifan sekarang, apakah kasus dengan Bappebti sudah kelar..
風險提示:本文所述僅代表作者個人觀點,不代表 Followme 的官方立場。Followme 不對內容的準確性、完整性或可靠性作出任何保證,對於基於該內容所採取的任何行為,不承擔任何責任,除非另有書面明確說明。
